“MAKAN GAK MAKAN YANG PENTING KUMPUL”

Ibarat pepatah berkata “makan gak makan yang penting kumpul”, sangat relevan kiranya dengan kegiatan Dinas Pariwisata pada hari Jum’at 24 Januari 2020. Pada hari ini pimpinan, pejabat struktural dan karyawan Dinas Pariwisata mengadakan pertemuan yang bertemaman sambung rasa. Dalam kesempatan kali ini setiap orang diberi kesempatan untuk menyampaikan suara atau pendapat untuk kebaikan dan kemajuan bersama. Bapak Agus Kriyanto, SE, MM selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mempimpin jalannya pertemuan. Beliau berpesan bahwa setiap insan sangat berpengaruh dan mempunyai andil penting dalam Dinas Pariwisata serta kedepannya dalam setiap kegiatan semua harus melibatkan diri aktif seakan merasa memiliki sehingga kegiatan bisa berjalan sebagaimana mestinya sesuai yang direncanakan bersama. Tidak ada Superman di dalam Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, yang ada hanyalah Super team. Setelah beliau memberi sambutan kemudian dilanjutkan dengan acara sarasehan. Serampung kegiatan sarasehan dilanjutkan dengan acara makan bersama. Dengan menu tradisional dan seluruh karyawan duduk bersila tanpa ada sekat antara pimpinan serta anak buah. Acarapun terasa hangat penuh keakraban. Sesekali, canda tawa terdengar mewarnai jalannya acara. Di sini Dinas Pariwisata, merupakan rumah kedua bagi kita semua. Seluruh staff Dinas Pariwisata Kabupaten Demak adalah bersaudara.

BANK SAMPAH BERMANFAAT, EFEKTIF DAN BERNILAI EKONOMIS

Bank sampah apa itu ya ????
Bank sampah adalah pemanfaatan sampah atau sisa barang yang kita gunakan sehari hari yang bernilai ekonomis atau bernilai jual. Kita Contohkan kita sering beli air mineral, bila kertas, kosmetik serta kebutuhan sehari hari yang lainnya. Setelah dimanfaatkan pasti ada sisa kertas atau botol plastik yang tidak terpakai mungkin hanya kita buang begitu saja karena bagi kita itu sudah tidak bermanfaat. Ternyata kalau kita jeli dan mau berusaha sisa sampah tersebut kita sisihkan kalo kita kumpulkan selama satu bulan, biasanya kita mendapatkan banyak sampah yang bernilai ekonomis. Dari hal tersebut yang mendasari pengelolaan bank sampah di Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Jum’at 24 Januari 2020, dimotori oleh Ibu Kurnia zauharoh, SE, MM selaku Sekretaris Dinas pariwisata dan yang mengampu kepentingan Bank Sampah. Mengumpulkan sampah yang bernilai ekonomis dari seluruh karyawan , ditimbang dicatat berat dan jenis sampah tersebut. Karena Dinas Pariwisata mempunyai keterbatasan tempat maka sampah itu tidak ditimbun melainkan langsung dipanggilkan pengepul sehingga langsung bisa dihitung berapa nominal rupiahnya dan kantor pun tetap bersih dari sampah serta lebih sehat. Data yang ada selanjutnya dan nanti setelah satu tahun akan dibagikan atau digunakan untuk kemaslahatan bersama sesuai kesepakatan. Ternyata tindakan kecil bisa bernilai ekonomis dan berdaya guna, satu sampah sejuta masalah, namun bila kita bisa mengelolanya sampah pun ternyata berharga.

KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI, KALAU BUKAN SEKARANG KAPAN LAGI

Sampah …sampah….. sampah… pasti telinga kita risih kalau mendengarnya. Namun beda halnya dengan seluruh karyawan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Menurut penelitian sampah plastik tidak akan terurai walaupun 250 tahun telah berlalu. Menilik hal tersebut dalam mensukseskan program Bapak Bupati Demak bahwa satu sampah sejuta masalah. Dinas Pariwisata mempunyai program dengan mengurangi sampah plastik yang dilakukan seluruh karyawan dengan cara mengadakan edukasi mengenai Ecobricks, sekaligus mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Ecobricks adalah cara mengoptimalkan sampah plastik kering yang ada disekitar kita yang tidak mempunyai nilai ekonomi, kemudian dipotong atau dicacah kecil kecil selanjutnya dimasukkan kedalam botol. Sesuai kesepakatan sampah yang sudah terkumpul dimasukkan dalam boto air mineral 600 ml, dikumpulkan hari Jum’at 24 Januari 2020 masing karyawan mengumpulkan 2 botol yang telah penuh dengan sampah plastik yang ditata sedemikian rupa dengan padat dan ditekan sampai keras. Ternyata sampah yang terkumpul satu botol rata rata bisa 200-250 gram. Dari pelaksanaan Ecobricks diatas ternyata dapat mengurangi sampahplastik kering yang sangat banyak serta membuat lingkungan lebih bersih. Ayo kurangi sampah plastik dimulai dari kita sendiri, kalau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi.

Senam Pagi Ceria Dinparta Kabupaten Demak

Mens Sana In Corpore Sano atau Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, penggalan pepatah latin ini mengawali pagi yang ceria mengiringi seluruh keluarga besar Dinas Pariwisata Kabupaten Demak dalam melakukan kegiatan senam bersama-sama pada hari Jum’at pagi di tanggal 24 Januari 2020. Senam pagi dimulai pada pukul 07.00 WIB di lapangan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak yang dihadiri seluruh karyawan dan dipimpin oleh instruktur senam untuk memandu gerakan senam yang sangat energik dan membangkitkan semangat seluruh karyawan untuk memulai pagi mengawali hari. Senam berlangsung selama satu jam setengah, diawali dengan pemanasan kemudian menuju gerakan inti dan diakhiri dengan gerakan pendinginan. Setelah senam usai, diakhiri dengan poto bersama oleh seluruh karyawan Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Ayo tetap semangat dan jaga kesehatan kita, karena kesehatan kita dinanti seluruh keluarga dan masyarakat Demak. Salam Pesona Indonesia.