Pintu bledeg atau pintu petir yang ada pada Masjid Agung Demak, konon adalah gambar petir yang ditangkap dan digambar oleh Ki Ageng Selo di masa atau zaman Walisongo dulu. Bledeg yang ditangkap Ki Ageng Selo dihadapkan kepada Raden Fatah dan sembilan wali, kemudian setelah itu di perintahkan Raden Fatah kepada Ki Ageng Selo untuk menggambar bentuk bledeg tersebut. Bledeg itu dibawa Ki Ageng Selo ke tengah alun alun Demak dan masyarakat yang melihat dilarang untuk mendekat, karena sangat berbahaya.

Singkat cerita beledeg yang ditaruh pada alun alun baru digambar kepala nya, namun tiba tiba seorang wanita datang mendekat dan menyiram bledeg tersebut dengan air, terjadilah letusan yang sangat besar. Bledeg dan wanita tersebut hilang seketika, di duga wanita itu adalah jelmaan dari bledeg wanita yang menyelamatkan bledeg yang ditangkap Ki Ageng Selo. Selain itu pintu bledeg dijadikan Memet atau Candra sengkala berdirinya Masjid Agung Demak yaitu ” Naga mulat saliro wani ” atau dibaca menjadi 1388 tahun saka. Itulah diperkirakan berdiri nya Masjid Agung Demak, masalah bledeg benar berwujud sedemikian Allahu alam, tapi itu dijadikan pengingat kita untuk senantiasa dekat dengan Allah SWT dan untuk kita bisa mengontrol emosi, agar kita sebagai manusia harus bijak dan tidak merusak sesuatu yang ada disekitar kita seperti bledeg yang mengamuk. Ayo ke Demak, ke Demak lagi.