

Demak – Abon abon merupakan prosesi adat penghantaran minyak Jamas yang dibawa dari pihak Kasunanan Surakarta yang ditujukan untuk dijadikan satu kesatuan dengan minyak yang nantinya dipergunakan dalam ritual adat penjamasan Pusaka Kotang Ontokusumo dan Keris Kyai Carubuk pada Grebeg Besar nanti.
Prosesi adat yang melibatkan pihak waris Keluarga Kasepuhan Kadilangu tersebut, biasa dilangsungkan dua hari ataupun sehari sebelum puncak acara Grebeg Besar.
Untuk tahun ini, kegiatan dilangsungkan H -2 jelang Grebeg Besar, pada Sabtu (15/6/24) di lingkungan area Pendopo Notobratan Kadilangu. Nampak dilokasi kegiatan, rombongan Keraton Kasunanan Surakarta diiringi prajurit Surakarta, disambut prajurit Patiunus serta pihak waris Kasepuhan Kadilangu di pintu masuk Pendopo Notobratan.
Serahtinampi Uborampe Minyak Jamas Kraton Kasunanan Surakarta dari KGPHA Dipokusumo diterima oleh Sesepuh Keluarga Kasepuhan Kadilangu R. Muhammad Cahyo Iman Santoso.
Dalam rangkaian acara turut hadir Bupati Demak dr.Hj.Eisti\’anah,SE dan Wakil Bupati KH.Ali Makhsun,M.Si beserta staff jajarannya menghatuurkan uborampe telesan dan gunungan hasil bumi, sebagai simbolisasi sinergitas PemKab Demak yang menyatu dengan para ahli waris Kasepuhan Kanjeng Sunan Kalijaga Kadilangu.
Bupati Demak, dr.Hj.Eisti\’anah,SE menuturkan bahwasannya berlangsungnya kegiatan Abon² ini, merupakan wujud nyata PemKab.Demak yang bersinergi, berdampingan dan menyatukan diri dengan Kasepuhan Kadilangu untuk serius memelihara dan mempertahankan tradisi budaya leluhur.
Lanjutnya, inovasi² pada Grebeg Besar akan tetap diupayakan sebagai pelengkap tradisi yang dilangsungkan tanpa meninggalkan Marwah pakem yang akan tetap dijaga kelestariannya, tanpa harus merusak ataupun merubah susunan tradisi yg telah ada.
Turut Hadir Sekda Daerah Demak Akhmad Sugiharto, Asisten I Agus Nugroho Luhur Pambudi, Asisten II Agus Musyafak, Asisten III Amir Mahfud dan Kepala Dinas Pariwisata Demak, Endah Cahya Rini.(Dinparta/jm)






