Wisata Petik Melon Pertama di Demak “Kartini Queen Green House”

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Demak – Agro wisata petik buah melon “Kartini Queen Green House” yang terletak di Dusun Wedean, Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak milik Khoirul Umam menjadi wisata petik buah melon pertama di kota Demak.

Adanya lokasi unik dan menarik ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi Mahasiswa magang IAIN Kudus yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pariwisata Demak, untuk melakukan liputan, mengangkat potensi wisata unik yang menarik di Demak, Senin, (24/7/23).

Dari kunjungan Mahasiswa magang IAIN Kudus yang diketuai Riana, diperoleh informasi lengkap dari Nurul Lailiyah, selaku pengelola lokasi agrowisata tersebut.

“Kartini Queen Green House yang mulai dibuka pada Sabtu, (11/2/23) berhasil menarik perhatian wisatawan. Mesti tidak dibuka setiap harinya untuk dikunjungi oleh wisatawan, namun tempat ini selalu ramai pengunjung ketika musim panen tiba.”kata Nurul

Nurul Pun menyampaikan mengenai informasi terkait dengan regristrasi masuk bagi pengunjung ataupun wisatawan yang ingin datang ke agrowisata baru di Demak ini, kepada Riana dan rekan lainnya.

“Harga tiket masuk ke lokasi agrowisata ini tidak dipungut biaya, pengunjung bisa melihat  serta memetik secara langsung buah melon yang masih menggantung dipohonnya. Untuk buah yang dipetik dan dibaawa pulang ke rumah, pengunjung hanya perlu merogohh kocek sebesar Rp.35.000 per kilogramnya.”kata Nurul

Lanjutnya, pembudidayaan buah Melon di lokasi agrowisata ini memiliki beberapa system tanam. Sistem polybag atau tanah dan sistem air atau hydroponic. Untuk varietas melonnya sendiri, sangat beragam. Nampak di lokasi,  jenis melon Inthanon, melon Fujisawa, Melon sakata, melon Golden New Kinanti, melon sweetnet, dan melon ceria dapat dijumpai oleh wisatawan ketika berkunjung.

Dirinya pun menambahkan, dikarenakan waktu operasional lokasi buka hanya ketika masa panen tiba, untuk itulah pengunjung selalu diberikan informasi melalui media platform resmi milik mereka, setelah kisaran usia 60 hingga 70 harian HST (Hari Setelah Tanam). Adapun platform resmi mereka dapat diketahui oleh pengunjung, melalui official story whatsapp, akun media Instagram “@kartiniqueen_greenhouse”. (Dinparta/ra/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top