

Demak – Pantai Istambul di Desa Tambakbulusan, Karangtengah, Demak, kini jadi primadona baru bagi pecinta wisata alam. Tak seperti pantai pada umumnya yang identik dengan ombak besar dan pasir putih, Pantai Istambul justru menawarkan suasana tenang lewat wisata susur sungai di tengah rimbunan mangrove. Perpaduan antara keindahan alam, edukasi lingkungan, dan ketenangan membuat tempat ini terasa berbeda dan menenangkan.
Perahu-perahu kecil siap mengantar wisatawan menyusuri sungai sejauh hampir satu kilometer. Di sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan mangrove yang membentuk lorong alami, kicauan burung liar, hingga ikan-ikan kecil yang berenang di air jernih. Ada sekitar 50 jenis mangrove tumbuh subur di kawasan ini, angka yang jarang ditemukan di pantai lain di pesisir utara Jawa. “Setiap titik punya karakter berbeda, wisatawan bisa menikmati keindahan sekaligus belajar tentang ekosistemnya,” ujar Fathullah, pengelola wisata Pantai Istambul.
Selain susur sungai, pengunjung bisa menikmati beragam aktivitas lain seperti memancing, bermain kano, foto di spot bambu estetik, hingga bersantai di area gazebo yang menghadap langsung ke laut. Saat sore hari, langit berubah jingga keemasan pemandangan yang sering dijuluki warga sekitar sebagai “sunset terindah di Demak”.
Untuk masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket Rp 5.000 – Rp 10.000 per orang, sedangkan susur sungai dikenai biaya tambahan Rp15.000 PP. Fasilitasnya pun cukup lengkap yaitu area parkir luas, toilet umum, musala, gazebo, hingga warung makan yang menyajikan menu khas laut seperti ikan bakar dan es kelapa muda.
Dengan suasana yang tenang, udara segar, dan pengalaman wisata yang unik, Pantai Istambul menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin melepas penat tanpa harus jauh-jauh ke luar kota. Jadi, kalau kamu ingin merasakan sensasi petualangan alam yang berbeda menyusuri sungai di antara mangrove, menikmati senja, sambil menyeruput kelapa muda Pantai Istambul Demak adalah jawabannya.(Dinparta/es/jm)

