

Demak- Karnaval kemerdekaan yang usai terlaksana beberapa hari lalu masih meninggalkan banyak cerita. Salah satu peserta dari kontingen Kecamatan Karanganyar menampilkan patung wedus kendit \”kambing\”.
Hal ini tidak lain bukan sebagai teatrikal keadaan banjir beberapa bulan yang melanda di area Demak dan warga Karanganyar sebagian besar terdampak banjir tersebut. Selain upaya secara konvensional untuk menangani banjir dengan perbaikan kanal. Masyarakat Jawa utamanya memiliki keyakinan harus ada satu kambing yg di korbankan dengan sebutan wedus kendit. Harapannya usaha tersebut juga dimudahkan dan diridhoi Allah dalam menangani banjir.
Kontingen Karanganyar membuat drama tentang keadaan banjir yang melanda di Karanganyar yang datang tiba tiba dan membuat masyarakat kaget. Minggu (18/8/2024) dalam karnaval kemerdekaan tersebut ada pesan yang tersirat yang mana kita harus bersahabat dengan alam. Salah satunya tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penanaman pohon dan perawatan berkala tanggul yang ada.
Jangan percaya berita hoaks dan pastikan dulu kebenarannya. Percaya pada Allah dan saatnya kita bangkit bersama di semangat kemerdekaan ini Karanganyar mampu bangkit dan berkarya kembali dengan semangat Nusatara Baru Indonesia Maju. ( Dinpar/Eza)

