
Demak – Tradisi Guyangan atau mensucikan, merupakan ritual pembersihan yang diperuntukkan bagi kereta kencana Kyai Bintoro beserta seluruh perlengkapan pusaka para prajurit patangpuluhan “40” seperti keris, tombak, dan pedang Tradisi ini, merupakan tradisi rutin yang dilakukan jelang puncak kegiatan Grebeg Besar.
Ritual Guyangan yang dilangsungkan di halaman belakang kantor Dinas Kab.Demak, dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Endah Cahya Rini dan dilanjutkan serahtinampi uborampe (pelengkap) ritual kepada parogo Guyangan Ahamad Widodo, Rabu (12/6/24).
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Demak Endah Cahya Rini, ritual ini bertujuan untuk mensucikan atau membersihkan property yang akan digunakan para prajurit 40 (patangpuluhan) dalam kegiatan budaya iring-iringan pegawai minyak jamas menuju Kadilangu.
Lannjutnya, kegiatan ini dilangsungkan sebagai bentuk ucapan syukur atas rahmat Sang Pencipta, serta doa dan harapan baik bagi kelancaran, keselamatan seluruh pengisi acara sekaligus komponen yang terlibat dalam wujudkan keberhasilan Grebeg Besar tanpa kendala apapun.
Dirinya pun menambahkan, adanya kegiatan ini diharapkan menjadi komitmen nyata Dinas Pariwisata Demak dalam menjaga nilai nilai agama yang dikemas dalam tradisi dan budaya untuk tetap dapat dirasakan dan diketahui oleh generasi muda mudi kini.(Dinparta/jm)









