

Demak – Sanggar Tari Lestari Budaya yang berlokasi di Karangawen, jalan raya Semarang – Purwodadi Km 75, asuhanYuni Suswanti berhasil menjadi magnet bagi 90 anak dari berbagai jenjang pendidikan untuk melestarikan warisan budaya bangsa melalui seni tari tradisional.
Yuni yang dijumpai tim ekplorer Pariwisata Ika dan Ayu di Sanggar Tari Lestari Budaya, Minggu (7/9/25) menyampaikan, bahwasannya sanggar yang telah didirikan sejak tahun 2015 telah berhasil membimbing, membersamai serta mengarahkan 90 anak yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa, dalam melestarikan budaya melalui gerak keindahan tari yang usung potensi kekayaan tradisi lokal daerah Demak.
Dirinya pun menambahkan, dari potensi kekayaan budaya lokal tersebut, dirinya bersama tim berhasil menelurkan beberapa karya original mereka, seperti tari jaya diri, tari sedekah bumi dan tari sinau aksara jawa.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak Endah mengapresiasi keberadaan Sanggar seni tersebut yang berupaya melestarikan kebudayaan kearifan lokal Kab.Demak. “Sanggar Tari Lestari Budaya merupakan aset berharga bagi pengembangan pariwisata budaya Demak. Melalui karya-karya original seperti Tari Jaya Giri dan Tari Sedekah Bumi, mereka tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menciptakan daya tarik wisata baru yang autentik. Ini sejalan dengan program kita untuk mengembangkan Demak sebagai destinasi wisata budaya,” tutur Endah.
Ditambahkan olehnya, adanya dukungan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kab Demak, terhadap pelaku seni pertunjukkan melalui sanggar² budaya dan tari yang ada di sekitar Demak, termasuk Sanggar Tari Lestari Budaya. Keberadaan sanggar² ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam merealisasikan pelestarian warisan budaya bangsa.(Dinparta/jm)

