
DEMAK, Saka Pariwisata Demak melakukan kegiatan “MASAK BARENG SAKA PARIWISATA MAKANAN TRADISIONAL” yang bertempat di Dinas Pariwisata Demak. Latihan kali ini sabtu (25/5/2024) menggunakan tape sebagai bahan masakan untuk diolah menjadi rondo royal.
Tape singkong adalah hidangan tradisional yang terbuat dari singkong yang difermentasi. Makanan ini, dibuat dengan merendam dan menggiling singkong yang sudah dikupas. Selanjutnya, proses fermentasi akan mengubah karbohidrat singkong menjadi alkohol dan asam laktat yang menghasilkan rasa manis dan asam. Banyak tape singkong dibuat makanan ringan yang salah satunya yaitu tape goreng.

“Tape goreng” atau bisa disebut “rondo royal/monyos” merupakan makanan khas masyarakat awa Tengah. Mengapa disebut Rondo royal??
Konon jajanan ini awalnya ditemukan atau dibikin oleh seorang janda (rondo) yang royal. Disebut ‘royal’ karena janda ini orangnya suka memberi, atau royal dalam artian lain,yaitu mewah atau kaya.
Hal ini dilakukan Saka Pramuka Pariwisata sebagai penguatan krida kuliner. Sehingga peserta didik di Saka Pariwisata bisa mengenal dan melestarikan kuliner tradisional. Walaupun olahan tape sederhana dan disebut rondo royal jajanan ini tidak kalah nikmatnya dengan jajanan modern. Jajanan tradisional enak dan ekonomis dan bisa dibuat sendiri dirumah. ( Dinpar/Eza)


