

Malang – Dalam rangka peningkatan SDM, pegawai Dinas Pariwisata Demak melangsungkan study banding ke Malang dan Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (1/2/24) hingga Sabtu (3/2/24).
Kegiatan yang berlangsung di Malang, dibagi menjadi dua tim yang berkesempatan untuk melangsungkan diskusi di dalam ruangan bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Malang, Purwoto dan sebagian lainnya berkesempatan mengenal keunikan wisata kota Malang bersama dengan pegawai pemasaran wisata DISPPARBUD Malang, Heni.
Proses pengenalan keunikan wisata Malang sekaligus pertukaran informasi mengenai pengembangan destinasi dan desa wisata dilangsungkan bersama Heni yang dikemas dalam rangkaian City Tour menaiki Bus Wisata. Hingga, suasana sharing dan charing terasa menyenangkan dan lebih akrab.
“Jika berbicara dan berbagi info terkait Desa Wisata, Malang sendiri dengan keberadaan 397 desa, 67 di antaranya telah menjadi desa wisata maju dan mandiri. Jadi, sebagian dari mereka memang sudah didukung dengan SDM yang sadar akan wisata, dari Pemkab sendiri hanya berusaha menfasilitasi pembentukan SKnya saja.”kata Heni
Lanjutnya, didukung dengan SDM sadar wisata yang sudah berjalan secara mandiri, otomatis kematangan lokasi desa wisata bersama paketnya menjadi lebih mudah untuk dipasarkan dan dipromosikan baik melalui media elektronik, cetak, maupun online.
Ditambahkan olehnya, pembentukan desa wisata sendiri di Malang lebih mengedepankan kualitasnya dibangdingkan dengan kuantitasnya. Hingga, dari tukar informasi yang diberikan Heni sepanjang City Tour, Jum’at, (2/2/24), diharapkan mampu menjadi pandangan ke depan bagi Dinas Pariwisata Demak untuk mendampingi proses pembentukan desa wisata rintisan Demak, menjadi lebih baik dari tahun tahun sebelumnya.(Dinparta/jm)

