Sate Keong sebagai Ikon Megengan di Kabupaten Demak

www.pariwisata.demakkab.go.id

Demak- Festival Megengan menjadi kegiatan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini sudah menjadikearifan budaya lokal masyarakat Demak. Kegiatan ini merupakan acara yang ditunggu-tunggu masyarakat Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyambut bulan suci Ramadhan.

Event tahunan ini menghadirkan ragam pementasan seni, mulai dari tari, atraksi, marching band, hingga pementasan barongan untuk menghibur masyarakat. Megengan menjadi momentum keluarga untuk berkumpul dan menikmati kuliner sate keong dan lontong lodeh sembari menyaksikan pertunjukan di Alun-alun Demak.

Membicarakan megengan tidak akan terlepas dengan sate keong yang menjadi ciri khas kulinernya. Sate keong agak sulit ditemukan dalam sehari hari. Namun saat megengan banyak para pedagang di sekitar festival megengan menjajakan sate keong.

Sate keong juga biasa disajikan Bersama lontong lodeh dan banyak diburu saat megengan. Sehingga dari hal tersebut Dinas Pariwisata menjadikan sate keong sebagai kuliner yang banyak dijajakan saat megengan. Sate keong pun dibuat sabagai simbol atau ikon adanya kegiatan megengan.

Sate keong ini dibuat menjadi replika kemudian di arak saat megengan hari jum’at (28/2/2025) dari pendopo Kabupaten Demak ke depan TIC. Diharapkan ada rasa bangga masyarakat Demak dengan ikon sate keong saat megengan. (Dinpar/Eza)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top