

Demak – Grebeg Besar Demak, sebutan dari Grebeg yang memiliki makna pengiring perkumpulan dan Besar yang menginterpretasikan nama bulan Dzulhijah dalam bahasa Jawa, menjadi kegiatan rutin tahunan Kebanggaan Demak yang kembali diselenggarakan, Rabu (27/5/26) dari Pendopo Satya Bhakti Praja menuju Makam Kanjeng Sunan Kalijaga Kadilangu.
Duplikasi Perayaan Grebeg Besar yang telah menjadi agenda event tahunan nasional ini merupakan upaya PemKab.Demak bersama warga dalam lestarikan nilai² agama yang dikemas dalam indahnya tradisi adat budaya kearifan lokal Demak.
Rangkaian yang dimulai dari acara Pisowanan di Pendopo Notobratan Senin (4/5/26), mencapai puncaknya pada Rabu (27/5/26) dengan pelepasan iring²an Prajurit Patang Puluhan yang dipimpin Ki Lurah Tamtomo di Pendopo Demak, oleh Bupati Demak dr.Hj.Eisti’anah,SE menuju Pendopo Notobratan, hantarkan minyak Jamas yang akan dipergunakan dalam tradisi adat Penjamasan Kotang Ontokusumo dan Keris Kyai Carubhk milik Kanjeng Sunan Kalijaga.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak Endah Cahya Rini sampaikan, keberhasilan rangkaian perayaan Grebeg Besar Demak 1447 H/2026 M, merupakan hasil dari bentuk konsistensi dan keseriusan penyatuan hati serta pikiran berbagai element komponen PemKab Demak dalam optimalkan sinergitas dan kolaborasi tim pengelola yang telah terbentuk selama ini.
Ditambahkan olehnya, Dinas Pariwisata Demak sebagai koordinator pengelola kegiatan, mengucapkan begitu banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan dukung keberhasilan rangkaian Perayaan Grebeg Besar tahun ini.(Dinparta/jm)








