

Demak – Melestarikan seni budaya dapat dimulai sejak usia dini. Salah satunya melalui Sanggar Tari Nawasena di Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal dan mengembangkan bakat seni tari tradisional maupun kreasi.
Terbuka bagi anak mulai usia 4 tahun, sanggar ini menggelar latihan rutin setiap Minggu pukul 08.00–11.00 WIB. Selain mempelajari gerakan tari, peserta juga dilatih meningkatkan kreativitas, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta keberanian tampil di depan umum.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, mengapresiasi keberadaan sanggar seni yang turut berperan dalam menjaga kelestarian budaya daerah.
“Sanggar tari menjadi ruang penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya sejak dini agar warisan budaya tetap terjaga dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.”ungkapnya.
Keberadaan Sanggar Tari Nawasena diharapkan menjadi pilihan kegiatan positif bagi anak-anak sekaligus mendukung pelestarian seni budaya di Kabupaten Demak.
Bagi masyarakat yang berminat mendaftarkan putra-putrinya, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp 083113436947. Mari tumbuhkan generasi muda yang kreatif dan bangga mencintai budaya daerah!(Dinparta/sip/jm)

