
Demak – Puncak tradisi Syawalan di kawasan Makam Sunan Kalijaga, Sabtu (28/03/26), dipadati lebih dari 15.000 peziarah hingga pukul sembilan pagi. Antrian peziarah bahkan mengular hingga sekitar 300 meter di pintu masuk cungkup makam.
Peziarah datang dari berbagai daerah, seperti Kudus, Semarang, hingga Jawa Timur, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap tradisi tahunan ini. Meski padat, situasi tetap aman dan kondusif dengan pengawasan petugas.
Syawalan di Kadilangu tidak hanya menjadi wisata religi, tetapi juga bentuk pelestarian nilai sejarah dan spiritual warisan Sunan Kalijaga yang terus hidup di tengah masyarakat.(Dinparta/nc/ia/jm)






