Pohon Siwalan Penghasil Buah Tropis Eksotik di Candisari

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"
\"\"

Demak – Mahasiswa magang IAIN Kudus yang diketuai Illa dalam kelompok survey potensi unik wisata di Desa Wisata Candisari bersama tim, diterima baik oleh Bumdes Desa wisata Candisari, Sholeh Kasun, Rabu, (26/7/23).

Dari Sholeh Kasun, rombongan tim Mahasiswa memperoleh banyak informasi seputar keberadaan pohon pohon siwalan yang tumbuh dan dapat ditemukan dengan mudah di area lokasi desa.

“Pohon siwalan yang tumbuh di Desa Candisari merupakan salah satu tanda masuknya islam pertama kali. Hal ini berawal dari kisah sejarah Islam yang dibawa oleh Mbah Roko dan Mbah Gading pada tahun 1931. Dalam sejarah tersebut, dikatakan bahwasannya di mana bibit pohon siwalan itu ditanam dan tumbuh subur, maka di sanalah peradaban Islam dapat berkembang pesat.”kata Sholeh

Pohon pohon siwalan yang tumbuh subur di lingkungan desa Candisari, memiliki cerita keunikan lainnya diluar dari sejarah peradapan agama Islam di desa tersebut.

“Uniknya lagi pohon pohon ini hanya dapat tumbuh di desa Candisari, dan tak dapat ditemukan tumbuh di desa lain di kawasan Kabupaten Demak.” Kata Sholeh

Ditambahkan olehnya, dari keberadaan pohon siwalan di Desa Cnadisari, masyarakat desa berhasil memanfaatkan tumbuhan tersebut sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan Caping, tiang rumah, hingga bahan dasar racikan obat penurun panas dan wedhang rempah. Buahnya yang manis pun menarik minat konsumen luar dan dalam Kab./Kota Demak.(Dinparta/ia/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top