Pesona Sumur Gandeng Bermi Tak Lekang Oleh Waktu

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Demak – Pesona destinasi wisata sumur Gandeng yang dimiliki Desa Wisata Bermi berhasil menarik minat mahasiswa magang PPL IAIN Kudus, untuk melaksanakan survey observasi potensi wisata yag dimiliki oleh desa wisata yang terletak di Kec.Mijen, Rabu, (26/7/23).

Tim survey dari IAIN Kudus yang berada di bawah tanggungjawab Dinas Pariwisata Demak, melaksanakan observasi di lokasi tersebut dipimpin oleh Anisya Sinta Dewi.

Setibanya di lokasi, tim didampingi oleh sesepuh dukuh desa Bermi, Marwan. Dari Marwan lah diperoleh beberapa informasi menarik dari Destinasi wisata yang berada di Bermi.

“Sumur gandeng dibangun di dalam kurun waktu yang berbeda beda. Sumur pertama mulai digarap pada tahun 1928, ketika masa pemerintahaan lurah Sarwi di atas kontur tanah berair. Hingga meskipun musim kemarau tiba, keadaan sumur tersebut tetap dalam kondisi berair. Lalu, pembangunan sumur kedua dan ketiga pun dilaksanakan pada tahun 1950, yang disusul dengan pembangunan sumur terakhir di tahun 1954. Hal ini terjadi, karena dilatarbelakangi oleh kebutuhan air yang semakin meningkat untuk dikonsumsi dan diperlukan oleh warga sekitar.”kata Marwan.

Lanjutnya, sumur yang konon katanya memiliki tiga rasa air berbeda di setiap sumbernya tersebut, merupakan sumur bertuah yang dipercayai mampu menjadi perantara media pengobatan serta mendekatkan jodoh bagi sebagian masyarakat yang mempercayai mitos yang sudah berkembang selama puluhan tahun.

Bahkan, ada sebuah tradisi menarik dan unik dari keberadaan sumur tersebut yang berlangsung setiap tanggal satu hingga sepuluh Muharrom atau bulan Suro, di mana akan banyak masyarakat yang meyakini wasilah dan berkah dari keberadaan sumur, datang berbondong untuk mandi dan meminum air yang bersumber dari ke tiga sumur tersebut, sebelum keesokan harinya dilanjutkan dengan kegiatan hajatan kupat di samping lokasi sumur gandeng.

Ditambahkan olehnya, pemerintah desa pun sudah merencanakan perawatan serta pengembangan objek wisata tersebut, dengan menghadirkan beberapa wahana permainan dan stand UMKM masyarakat setempat yang memperjual belikan produk produk unggulan desa Bermi. Perencaan ini sesegera mungkin akan diimplementasikan untuk dapat lebih menarik minat wisatawan berkunjung ke desa wisata Bermi.(Dinparta/asd/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top