Pertahankan Seni Budaya Dengan Menggelar Karnaval Budaya

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Demak – Nguri-uri budaya atau melestarikan budaya, dalam menjaga keutuhan kearifan lokal budaya, patut dilakukan generasi muda atau milenial. Hal ini tentunya agar budaya peninggalan nenek moyang tidak akan punah.

Seperti halnya Karnaval Budaya yang diselenggarakan oleh MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Demak. Dalam rangkaian kegiatan Milad lembaga pendidikan tersebut yang Ke 27 tahun, dengan menampilkan suguhan budaya mengenakan baju adat se Nusantara, sembari berjalan keliling kota diiringi dengan iringan Musik gamelan tradisional dan menampilkan pula group Marcing band, Selasa (10/1/23).

\"\"
\"\"

Selain menampilkan baju adat Nusantara, panitia Karnaval menampilkan pula seni budaya Barong, jatilan serta jaranan yang merupakan ikon kesenian Pemkab Demak. Seluruh peserta Karnaval yang berpartisipasi merupakan siswa siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak.

Damar, salah satu siswa yang turut berpartisipasi dalam Karnaval tersebut  menyampaikan bahwa, karnaval budaya saat ini, merupakan inisiatif para siswa itu sendiri, hal ini didasari adanya rasa cinta tanah air dan cinta budaya, serta seni daerah. \”Kegiatan ini muncul dari kesadaran diri para siswa, sebab siswa merasa cinta tanah air, budaya dan berkeinginan untuk melestarikan budaya daerah. Saya bersama teman-teman merasa bangga sudah turut berpartisipasi dalam menjaga budaya Nusantara. Dan, kami berharap budaya seni daerah tidak hilang.\” ungkap Damar. (Dinparta/rd/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top