Peluang Ekonomi Kreatif Dalam Cuaca Kering Kemarau Panjang Demak

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Demak – Tidak dapat dipungkiri, dampak dari badai El Nino membuat sebagian kawasan Demak mengalami kekeringan di masa Kemarau panjang. Akan tetapi dibalik situasi yang kurang baik, masyarakat Demak di desa Jali Kec. Bonang mampu memanfaatkan peluang dari tumbuhan enceng gondong yang tumbuh disungai yang mengering untuk selanjutnya diambil dan dipasarkan untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif di bidang kerajinan kriya anyam, dan mabel.

Hal ini, nampak dari kegiatan yang dilakukan oleh warga sekitar, Yumisih bersama beberapa rekan wanitanya yang turun ke sungai yang mengering tanpa ada aliran air di dasar sungai, Jali, Bonang, (11/9/23).

Dalam situasi ini, pegawai Dinas Pariwisata, Sholikin berkesempatan mengabadikan moment sekaligus mengulik informasi terkait dengan tanaman enceng gondong yang menurut penuturan Yumisih dan rekannya setelah mengering akan dianyam atau dikepang terlebih dahulu, sebelum disetor ke pengepul.

“Kami biasanya mengambil atau memanen tanaman enceng gondong, untuk selanjutnya dikepang dan dikeringkan kembali hingga benar benar kering. Sebelum dijual ke pengepul dengan harga lima ribu rupiah per kilonya.”kata Yumisih

Lanjutnya, meski situasi saat ini, hampir sebagian warga kesulitan dan mengalami kendala dalam memperoleh air besih ditengan kemarau panjang. Warga masih bersyukur, dengan adanya peluang baru dari tanaman enceng gondong yang jadi lebih mudah dipanen ketika kondisi debit air surut, dan situasi sungai mengering.

Dirinya pun menambahkan, dengan adanya kemudahan yang dirasakan warga sekitar dalam memanen tanaman enceng gondong, secara otomatis peningkatan kesejateraan ekonomi warga menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Para pengepul yang biasanya berasal dari para pelaku ekonomi kreatif di bidang kriya pun berburu hingga desa Jali untuk mendapatkan kualitas enceng gondong terbaik di masa kemarau.(Dinparta/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top