

Demak – Pegawai Dinas Pariwisata Demak, Imam Koesmanto bersama dengan Joko melangsungkan monitoring pemantauan kondisi lokasi pos Trasnportasi Wisata yang berada di kawasan Pujasera Masjid Agung Demak, pasca PEMILU dan Banjir, Kamis (15/2/24).
Kondisi masih nampak lengang dan sepi pengunjung, bahkan lokasi yang biasanya dipadati oleh pelaku jasa trasnportasi wisata, kini hanya nampak beberapa saja. Rozak, merupakan salah satu pengurus pangkalan ojek MAD (Masjid Agung Demak), bahkan melaporkan, hanya delapan pengojek dan tiga orang penarik Bentor (becak montor) yang terlihat hingga pagi ini, (15/2/24).
“Jika, kondisi normal berlangsung, tidak terbentur proses PEMILU, ataupun musibah Banjir. Kami bisa menarik hingga 40 lebih penumpang. Bahkan, Sabtu dan Minggu diperkirakan hingga 50 sampai 60 penumpang.”kata Rozak
Lanjutnya, kondisi saat ini jauh dari kata normal. Beberapa pengojek ada yang tergabung sebagai petugas KPPS, ataupun terjun sebagai relawan, membantu sanak kerabat yang terkena dampak banjir.
Ditambahkan olehnya, kondisi yang tengah berlangsung dan dirasakan bersama rekan rekan pelaku jasa transportasi wisata saat ini, diharapkan segera membaik dan kembali beroperasi secara normal. Hingga pemasukan penghasilan rekan rekan se timnya dapat kembali stabil.(Dinparta/jm)

