Orientasi Lapangan Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Kuliner Bersama Chef Andri

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Berlatar belakang meningkatkan SDM Demak dibidang inovasi dan higienitas kuliner, Dinas Pariwisata Demak mengadakan Pelatihan Peningkatan inovasi dan higienitas kuliner yang berlangsung pada hari Jum’at, tanggal (4/11/2022), hingga berakhir dan ditutup dengan pelaksanaan orientasi lapangan, pada hari Minggu pagi, tanggal (6/11/2022). Pelaksanaan Orientasi lapangan peningkatan inovasi dan higienitas kuliner tersebut, terlaksana di lokasi wisata Dusun Semilir, Kab. Semarang.

Bertolak dari Amantis hotel Demak, pada hari Minggu pagi, tanggal (6/11/2022), peserta pelatihan yang didampingi Kurnia Zauharoh,SE.MM, selaku Sekretaris Dinas Pariwisata Demak, bersama penanggungjawab koordinator pelatihan, meluncur dari Amantis Hotel Demak, bertolak menuju Dusun Semilir Kab. Demak, pada pukul 07.15 WIB. Dengan jumlah peserta yang berjumlah 40 orang peserta, perjalanan yang ditempuh lebih kurang sekitar empat jam perjalanan tersebut, disambut ramah dan hangat oleh salah satu perwakilan Dusun Semilir yakni, saudara Dicky. Hingga selanjutnya, seluruh peserta pelatihan yang didampingi langsung oleh pihak Dinas Pariwisata Demak diajak untuk menuju lokasi memasak yang akan mendapat pengarahan langsung dari Andri, selaku chef yang ditunjuk pihak Dusun Semilir dalam mengisi sesi masak dan penyampaian kehigienitasan peralatan masak serta nilai kandungan gizi dalam bahan masakan.

Keberadaan Andri, selaku Chef yang didampingi oleh Achmad, selaku Sous Chef begitu menarik minat para peserta pelatihan untuk memperoleh ilmu mengenai inovasi dan higienitas dalam sajian kuliner, serta melakukan praktik mengolah bahan makanan dan penyajian makanan secara langsung dari ahli yang berkompeten dalam kuliner. Hal ini, nampak dari antusias peserta yang ikut turut serta turun langsung ke dapur untuk mencoba secara langsung memotong daging dengan cara yang benar, serta mengamati setiap detail bumbu penyedap alami yang menghasilkan rasa umami untuk menggantikan keberadaan penyedap rasa (micin) yang selama ini lebih mudah dijumpai di pasaran.

\"\"
\"\"

Dalam kegiatan serunya orientasi lapangan bersama Andri, sebagai Chef yang mengisi kelas hari Minggu pagi menuju siang tersebut, para peserta pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas kuliner yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Demak diajarkan teori serta praktik memasak tiga menu masakan yang bahan bakunya cukup mudah di dapatkan dipasaran. Tiga menu masakan tersebut, di antaranya adalah; kuliner Satay Maranggi yang merupakan masakan khas Purwakarta yang besar namanya di Cilegon, kemudian adanya Carrot Cream Soup (Sup Krim Wortel) dan untuk dessertnya adalah Puding Ubi ungu.

Ke tiga menu yang telah jadi, berikutnya dilombakan di antara peserta yang dibagi menjadi empat kelompok dalam lomba plating, atau menghias makanan di atas piring saji yang telah disediakan oleh panitia dari Dinas Pariwisata Demak yang bekerjasama dengan pengelola wisata Dusun Semilir. Tak perlu memakan waktu lama, perlombaan dimulai dengan begitu serius dan fokus dari seluruh peserta yang terbagi menjadi empat kelompok.

\"\"

Penilaian lomba plating yang dilakukan oleh Andri, selaku Chef, yang didampingi oleh Kurnia Zauharoh,SE.MM, selaku Sekretaris Dinas Pariwisata Demak dan Aprilia, selaku narasumber yang mengisi kelas pelatihan pun dimulai dengan berlangsungnya presentasi yang dilakukan oleh masing-masing kelompok mengenai filosofi masakan, kemudian komponen bahan yang dipergunakan untuk menghasilkan cita rasa yang tinggi dari masakan yang terhidang.

Usaha tak mengkhianati hasil, benar adanya. Dengan pengimplementasian teori dan praktik plating yang diperoleh seluruh peserta di Amantis Hotel Demak selama tiga hari, mereka nampak mampu menuangkan dalam lomba yang berlangsung singkat, dengan hasil yang memuaskan dari penilain para dewan juri yang berkompeten di bidangnya. Dari hasil lomba inilah, Dinas Pariwisata Demak optimis melepas para peserta Pelatihan kembali ke masyarakat untuk mengimplementasikan segala ilmu dan praktik yang diperoleh selama pelatihan. Hingga inovasi yang fantastis untuk meningkatkan potensi kuliner di Demak mampu mendunia tanpa melupakan nilai kehigienitasannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top