Makam Mbah Panji Kusumo Wisata Religi Tersembunyi Bungo

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Demak – Mahasiswa PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) IAIN Kudus, diketuai Marzuki Usman berkesempatan melaksanakan perjalan survey Mahasiswa yang berada dibawah tanggungjawab Dinas Pariwisata Demak ke wilayah Desa wisata Bungo yang berada di Kecamatan Wedung Demak, Selasa, (25/7/23).

Setibanya di Desa Bungo, rombongan tim Mahasiswa IAIN Kudus diterima dengan baik oleh Kepala Desa Bungo, Slamet. Hingga selanjutnya, rombongan didampingi menuju kompleks Makam Simbah Panji Kusumo yang merupakan pendiri sekaligus penyebar syiar agama Islam di desa Bungo, taman mini jati Bungo, dan Jajanan Bungo sejahtera.

“Makam Simbah Panji Kusumo, merupakan salah satu wisata religi unik dan estetik, karena memiliki sejarah yang berkaitan dengan desa Bungo, sekaligus terkoneksi erat akan penyeberan syiar Islam di desa Bungo.”kata Slamet

Darinya pun didapatkan informasi lainnya mengenai biografi pendek akan sosok Mbah Panji Kusumo.

“Mbah Panji Kusumo sendiri merupakan seorang pengelana yang hidup pada zaman kesultanan Demak, beliau berasal dari Cirebon. Beliau berkelana di pulau Jawa untuk menimba ilmu agama dan akhirnya beliau menetap di daerah kesultanan Demak. Lalu dari beliaulah, cikal-bakal desa Bungo terbentuk.”kata Slamet.

Lanjutnya, mengenai peringatan buka luwur makam Mbah Panji Kusumo, biasanya di adakan pada bulan Syawal atau yang biasa disebut dengan syawalan. Hal ini ditandai dengan mulainya kirab budaya Panji Kusumo, yang dilanjutkan dengan ziarah dan sedekah bumi serta kenduri bersama sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil pangan pertanian dan perikanan, yang merupakan wujud penghormatan sekaligus mengenang perjuangan Mbah Panji kusumo.

Dirinya pun menambahkan, bahwasannya dengan keberadaan lokasi wisata religi di Desa wisata Bungo tersebut, Slamet berharap mampu membangkitkan perekonomian warga sekitar. Dirinya pun berharap nilai nilai sejarah yang berada di Makam Mbah Panji Kusumo mampu diserap serta diimplementasikan oleh para peziarah dalam menyebarkan kebaikan di dalam kehidupan sehari hari.(Dinparta/mu/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top