

Demak – Dampak banjir yang melanda sejumlah daerah di wilayah Demak telah menimbulkan beragam konsekuensi, tak terkecuali bagi para kusir dokar yang menjadi bagian penting dari pariwisata daerah. Dalam mengatasi situasi ini, Dinas Pariwisata mengadakan pertemuan khusus dengan para kusir dokar untuk mendengar keluhan mereka serta mencari solusi yang tepat.
Pertemuan tersebut dilaksanakan di Lapangan Parkir Tembiring yang dikoordinatori Sub.Koordinator Kemitraan, Endang Suryaningsih, pada Selasa (13/2/24). Sejumlah kusir dokar dari berbagai sudut kota berkumpul untuk menyampaikan pengalaman dan kesulitan yang mereka hadapi sebagai akibat langsung dari banjir yang melanda wilayah-wilayah tersebut.
Salah satu kusir dokar, Slamet, mengungkapkan bahwa banjir telah memberikan dampak yang signifikan pada penghasilan mereka. “Kami tidak bisa beroperasi seperti biasa selama banjir, dan bahkan setelah air surut, banyak jalan yang rusak dan sulit dilewati,” ujarnya.
Bukan hanya kerusakan infrastruktur yang menjadi masalah, namun juga hilangnya daya tarik wisata akibat banjir. “Banyak wisatawan yang membatalkan perjalanan mereka karena kondisi banjir, sehingga kami kehilangan pelanggan dan pendapatan.” tambahnya
Mendengar keluhan-keluhan ini, Endang Suryaningsih, menegaskan komitmennya untuk membantu para kusir dokar dalam mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. “Kami akan berkolaborasi bersama dengan organisasi lintas sektor terkait lainnya untuk kembali melangsungkan promosi lebih intensif untuk menarik wisatawan kembali ke daerah kita pasca banjir nanti.” katanya.
Endang juga menambahkan “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk mencari solusi terbaik guna membantu para kusir dokar dalam menghadapi masa sulit ini,”pungkasnya.
Diharapkan, dengan adanya dukungan dan tindakan nyata dari pemerintah dan pihak terkait, para kusir dokar dapat segera pulih dan kembali berkontribusi secara maksimal dalam memperkaya pengalaman wisata di daerah kita.(Dinparta/jm/JKV)

