Kerajinan Bedug Dan Alat Rebana Sebagai Keunikan Kota Wali (Kabupaten Demak)

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Demak – Objek wisata edukasi pembuatan bedug dan rebana di desa Karangmlati menjadi tujuan survey dan observasi Mahasiswa Magang PPL IAIN Kudus. Dalam pelaksanaan kegiatannya, rombongan tim didampingi oleh Sub.Koor.Kemitraan, Endang Suryaningsih, Jum’at, (28/7/23).

Sentra pembuatan rebana dan bedug yang didatangi oleh tim Mahasiswa, dimiliki dan dikelola oleh Fadloli. Dari Fadlolilah, rombongan tim yang diketuai Reza Andhika Prihananto memperoleh informasi seputar produksi dan pemasaran rebana dan bedug yang kental dengan citra alat tabuh berbau Islami.

“Untuk pembuatan bedug sendiri, kami menggunakan beberapa jenis macam kayu glondongan. Biasanya kami memilih jenis kayu Jati, Nangka dan Mahoni. Kisaran angka jual tiap bedug dan rebana berbeda beda. Untuk rebana yang hanya dijadikan souvenir, tentunya nilai pasarnya jauh lebih terjangkau daripada yang dimanfaatkan sebagai alat musik tabuh pengiring khosidahan atau gambus. Tapi, untuk bedug sendiri, kami biasa menjual mulai kisaran empat puluh juta rupiah.”kata Fadloni

Dirinya pun menambahkan, hasil produksi Bedug dan Rebana dari usaha yang dimiliki dan dikelolanya telah berhasil menembus pasar dalam dan luar kota Demak. Untuk proses dan progeres di masa yang akan datang, dirinya memiliki harapan untuk dapat melebarkan sayap dagang nya hingga menembus pasar mancanegara.(Dinparta/rp/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top