

Demak – Temuan struktur kayu jati berukuran besar di bawah Makam Nyai Goleng, wilayah Karanganyar, Kabupaten Demak, menarik perhatian setelah dilakukan investigasi dan verifikasi lapangan. Struktur kayu berukuran sekitar 30 x 30 sentimeter tersebut ditemukan bersama struktur fondasi.
Berdasarkan hasil investigasi dan verifikasi, temuan tersebut diketahui merupakan bagian dari bekas DAM atau bendungan yang diperkirakan berasal dari masa akhir kolonial.
Petugas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Jratun Seruna Wilayah Pok Lawulan, Kusmianto, menjelaskan bahwa struktur tersebut merupakan bagian dari DAM lama yang pernah mengalami jebol. Selanjutnya, keberadaan bendungan tersebut digantikan dengan Bendungan Wilalung yang hingga kini masih digunakan.
“Dari hasil pengecekan, struktur tersebut merupakan bekas DAM lama. Bendungan itu pernah jebol dan kemudian digantikan dengan Bendungan Wilalung yang ada sekarang,” jelasnya.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan temuan tersebut menjadi bagian dari cerita sejarah yang menarik untuk dikaji lebih lanjut.
“Temuan ini menambah pengetahuan tentang jejak sejarah dan perkembangan pengelolaan sumber daya air di Demak. Tentunya perlu kajian lebih lanjut agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar berdasarkan data dan dapat menjadi bagian dari edukasi sejarah,” ujarnya.
Temuan bekas DAM tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan informasi mengenai sejarah perkembangan infrastruktur pengairan di Kabupaten Demak sekaligus memperkaya narasi sejarah lokal.(Dinparta/jm)

