

Demak – Kepala Dinas Pariwisata Demak, Endah Cahya Rini bersama seluruh jajaran Dinas Parwisata Demak menginisiasi program mental healing trauma korban banjir. Program tersebut ditujukan kepada Anak anak yang berada di Camp Pengungsian SD N 2 Gajah, dengan menggandeng tim Badut Indonesia, Kamis, (15/2/24).
Di tempat pengungsian tersebut, terdapat 75 total pengungsi yang didominasi anak anak. Sebagian anak anak bersama beberapa pengungsi dewasa yang berasal dari desa Wonokektingal, telah berada di lokasi pengungsian sekitar seminggu lamanya.
“Kehadiran Badut badut lucu yang menghibur dengan nyanyian serta tarian, diharapkan mampu menjadi media mental healing bagi anak anak serta warga pengungsi lainnya yang telah merasakan jenuhnya situasi pengungsian selama seminggu ini.”kata Endah
Dirinya pun menambahkan, bahwasannya program mental healing ini dilangsungkan pula oleh beberapa pihak organisasi lintas sektor lain di Kab. Demak dan sekitarnya. Bahkan, direncanakan tidak hanya menggandeng group Badut Indonesia untuk hiburan pengungsi, namun kehadiran rombongan Barongan direncanakan akan menyusul datang ke lokasi pengungsian untuk memberikan pertunjukan terbaik mereka dalam menyuguhkan hiburan kepada saudara saudara Demak yang tengah menjadi korban banjir.(Dinparta/jm/ARP)

