
Demak – Dinas Pariwisata Kabupaten Demak (Dinparta) turut terlibat dalam Sarasehan Sejarah dan Cagar Budaya yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak di Aula Budi Utomo, Rabu (28/10/26). Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya memperkaya informasi sejarah dan budaya sebagai pendukung pengembangan wisata edukasi di Kabupaten Demak.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dindikbud Demak, Ridwan, didampingi Kabid Kebudayaan Isman, dengan menghadirkan peneliti dan penulis buku Kelana Masa, Bukhori Mashuri, serta peneliti BPK di Situs Liyangan, Sugeng Riyanto.
Dalam sarasehan tersebut, Bukhori memaparkan hasil penelusuran arkeologi berupa arca, prasasti, perhiasan, dan peta kuno yang menjadi bahan kajian mengenai peradaban masyarakat penganut Siwa di Demak sebelum masa Islam. Sugeng turut memberikan masukan akademik untuk memperkuat penyajian data dan referensi penelitian.
Keterlibatan Dinparta terlihat melalui Kabid Promosi dan Pemasaran sekaligus Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB) Demak, Nadhif Alawi, yang turut menyampaikan perspektif mengenai konstruksi soko guru Masjid Agung Demak. Berdasarkan informasi yang diperoleh saat pemugaran pada 1987, fondasi tiang masjid disebut menyerupai footplat yang tertanam sekitar 3,5 meter ke bawah. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan untuk memperkaya pemahaman tentang teknik konstruksi bangunan bersejarah.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam forum sejarah penting untuk menjembatani hasil kajian dengan pengembangan pariwisata.
“Sejarah dan cagar budaya merupakan bagian penting dari daya tarik wisata Demak. Melalui keterlibatan dalam forum seperti ini, informasi sejarah dapat terus diperkaya untuk mendukung narasi pemanduan, promosi destinasi, dan pengembangan wisata edukasi yang tetap mengedepankan pelestarian,” ungkap Endah.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah dan para pemerhati sejarah, hasil kajian diharapkan dapat memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap warisan sejarah dan budaya Demak.(Dinparta/jm)

