

Demak – Kabar baik bagi para peziarah dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata religi Demak. Kini, tidak perlu lagi ragu soal harga makanan di warung sekitar masjid. Pada Jumat (26/9/25), Dinas Pariwisata Demak yang dikoordinatori Ka.tim Substansi Kemitraan, Kerjasama, dan Pemasaran Pariwisata DINPARTA Demak Endang, Imam, bersama mahasiswa magang dari UIN Sunan Kudus dan UNWAHAS menggelar sosialisasi penting, terkait transparansi harga makanan di warung wisata religi.
Sosialisasi ini dilakukan dengan turun langsung ke warung makan, memberi arahan sekaligus solusi agar pedagang mencantumkan harga dalam buku menu. Langkah sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah menegaskan, keterbukaan harga adalah bagian dari pelayanan wisata yang profesional. “Wisatawan datang bukan hanya untuk berziarah, tapi juga mencari pengalaman yang nyaman. Dengan transparansi harga, kita bisa menumbuhkan kepercayaan dan menjaga nama baik Demak sebagai destinasi wisata religi unggulan,” ujar Endah.
Salah satu pedagang, Ibu Kasiatun, yang sudah berjualan sejak tahun 2001 mengaku mendukung langkah ini. “Kalau ada daftar harga, pengunjung jadi lebih enak. Mereka tidak sungkan lagi untuk makan di sini,” tutur Kasiatun, yang kini berjualan di area belakang Wisma Hasanah.
Dinparta berharap, gerakan transparansi harga ini bisa menjadi titik awal perubahan. Warung makan tidak hanya jadi tempat mengisi perut, tapi juga bagian dari citra wisata religi yang ramah, jujur, dan nyaman bagi semua.(Dinparta/es/jm)

