DINPARTA Demak Gempur Rokok Ilegal Melalui Festival Barongan

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"

Kabupaten Demak yang merupakan penghasil tembakau urutan Ke 5 se Jawa Tengah setelah : Kudus, Temanggung, Rembang, Boyolali, menjadi salah satu alasan di mana Kabupaten Demak memperoleh alokasi Dana Bagi Hasil Cukai  dan Hasil Tembakau ( DBHCHT )  yang diatur dengan Peraturan Bupati Demak. Adanya peraturan Bupati tersebut, selaku perwakilan Pemkab Demak, Dinas Pariwisata Kabupaten Demak yang memperoleh alokasi DBHCHT Tahun 2022 menyelenggarakan sosialisasi Perundang – undangan melalui Festival Barongan yang terselenggara pada hari Minggu pagi, tanggal (27/11/2022), bertempat di Panggung Kesenian, yang berlokasi di Taman Parkir Pariwisata Tembiring Jogo Indah Demak.

Sebagai upaya menuju keberhasilan event Festival tersebut, Dinas Pariwisata telah memberikan informasi melalui sosial media dan woro – woro ke pelosok Desa yang dimulai dari tanggal (24/11/2022), hingga tanggal (25/11/2022). Dampak dari usaha Dinas Pariwisata Demak dalam melangsungkan woro-woro, menggunakan sarana mobil keliling tersebut, berhasil memancing antusias masyarakat Demak yang merasa haus akan hiburan gratis, selama pandemi covid melanda pada beberapa waktu  lalu.

Antusias masyarakat Demak, nampak nyata dan sungguh luar biasa, terlihat dari lautan manusia yang memenuhi halaman Panggung Kesenian Demak, untuk menyaksikan pagelaran festival barongan yang menampilkan 4 grup Singo Barong yang terkenal dan terbesar di Kabupaten Demak, yakni; Grup Barongan Turonggo Utomo dari Desa Bolo Demak, Grup Barongan Putro Turonggo Samudro dari Desa Nggebang Bonang, Grup Barongan Kusumojoyo dari Desa Nggebang Bonang, Grup Barongan Kademangan dari Desa Nggebang Bonang.

\"\"
\"\"

Kemegahan Festival Barongan tersebut, dibuka dengan penampilan pertama dari Grup Barongsn  Turonggo Utomo. Penampilan Barongan dari group Turonggo Utomo,  berhasil membuat penonton takjub dengan atraksi dan tari yang ditampilkannya. Usai tampilan pembukan acara inti sosialisasi perundangan – undangan dimulai. Talk show yang menyuguhkan talk active dari beberapa Narasumber yang di antaranya turut hadir, dr.Hj.Eisti\’anah SE, selaku Bupati Demak yang didampingi Ulin Nuha, selaku perwakilan dari Komisi D DPRD Demak, Nurhaeni Hidayah, selaku perwakilan Bea Cukai Semarang, serta Dra. Endah Cahyarini,MM, selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata Demak, dan  Drs.Arif Sudaryanto, MM, selaku Ka.Bag. Perekonomian dan SDA Setda Demak, berjalan begitu hangat, seru dan menarik.

Keseruan sosialisasi yang dikemas pula melalui Talkshow bersama dr.Hj.Eisti\’anah, SE, selaku Bupati Demak, yang berkesempatan hadir sebagai salah satu narasumber memberikan pandangan yang berbeda serta menarik untuk disimak oleh seluruh masyarakat Demak yang berkesempatan hadir serta bergabung dalam Festival Barongan. Dalam Kesempatan tersebut, Beliau berkesempatan menyampaikan pandangannya, untuk mengajak masyarakat Demak agar ikut mendukung program pemerintah, untuk tidak membeli serta menjadi konsumen rokok ilegal. Rokok ilegal merupakan rokok yang tidak berlebel dari bea cukai. Beliau menyampaikan pula perihal, betapa meruginya negara, jika akses jual beli rokok ilegal masih menjamur bebas di pasaran.

\"\"
\"\"

dr.Hj.Eisti\’anah, SE, selaku Bupati Demak, tidak lupa menyampaikan pula mengenai pentingnya masyarakat menjadi konsumen cerdas. Konsumen cerdas, yang lebih memilih membeli serta menkonsumsi rokok berlabel cukai resmi, karena dengan terbiasanya masyarakat membeli rokok legal, secara tidak langsung masyarakat ikut andil menyumbang alokasi DBHCHT yang mana dana tersebut dari rakyat kembali untuk rakyat. Hal ini dapat dirasakan dan terlihat nyata, dengan terselenggaranaya event festival Barongan yang berhasil disuguhkan oleh kerjasama Pemkab Demak, melalui perwakilan Dinas Pariwisata bersama Bea Cukai Cabang Semarang, sebagai sarana sosialisasi perundang- undangan dan sekaligus dapat memberikan hiburan masyarakat, serta dapat mendorong dan  memfasilitasi  para pelaku seni Barongan dalam mengexplorasi bakat dan kreativitasnya dan sekaligus sebagai sarana promosi masing – masing grup Barongan.

Penyampaian sudut pandang dr.Hj.Esti’anah,SE, selaku Bupati Demak, didukung serta ditegaskan dengan pernyataan Nurhaeni, selaku perwakilan Bea Cukai cabang Semarang yang turut pula hadir menjadi salah satu narasumber di dalam acara yang terselenggara pada hari minggu pagi tersebut.

Selepas kegiatan Talkshow berakhir, rangkaian acara dilanjutkan dengan tampilnya Grup Barongan Putro Turonggo Samudro. Kemudian, tampilan dilanjutkan dengan penampilan Group Barongan Kusumojoyo. Barongan Kusumojoyo yang telah lama dinanti oleh masyarakat Demak tersebut, tampil denganbegitu energik dan apik. Grup Barongan Kusumojoyo membawakan cerita mengenai Ronggo Toh Jiwo. Dalam judul cerita yang dibawakan, group Barongan Kusumojoyo berusaha membawakan cerita mengenai Ronggo Toh Jiwo yang berperan penting dalam lakunya sebagai Pepunden Desa Wonosalam, yang kini makamnya terletak di belakang Tembiring Jogo Indah. Kemegahan Festival yang berusaha disuguhkan Dinas Pariwisata Demak bersama seluruh mitra yang mendukung jalannya kegiatan pada tanggal (27/11/2022), ditutup dengan atraksi grup Barongan KADEMANGAN yang tak kalah bagusnya dengan penampil sebelumnya.

Adanya kegiatan megah yang berhasil diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Demak bersama seluruh mitra yang mendukung jalannya kegiatan tersebut, diharapkan mampu menjadi bukti nyata keseriusan Dinas Pariwisata Demak, sebagai perwakilan Pemkab. Demak dalam mendukung Pemerintah dalam memerangi peredaran rokok ilegal, meluli sosialisasi gempur rokok ilegal dan hasil cukai tembakau melalui media seni pertunjukkan yang melibatkan para pelaku seni Demak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Scroll to Top