Delapan Saka Majapahit di Serambi Masjid Agung Demak

www.pariwisata.demakkab.go.id

Demak- Membicarakan Masjid Agung Demak tidak ada habisnya, akan selalu ada hal yang unik dan menarik untuk kita pelajari bersama. Salah satunya delapan Saka Majapahit yang ada di serambi Masjid Agung Demak menjadi daya tarik yang unik.

Delapan Saka ini dibawa Raden Fatah saat memerangi pemberontakan majapahit yaitu raja Girinda Wardana. Girinda Wardana adalah raja yang kejam yang memberontak prabu Brawijaya ke V atau Bre Kertabumi \” ayah dari raden Fatah \” raja yang syah dan di usir saat sudah dikalahkan. Karena kekejamannya dan atas dukungan wali songo Raden Fatah menyerang Majapahit untuk menegakkan keadilan

Kemudian setelah Girinda Wardana dikalahkan Raden Fatah maka dibawalah dampar kencana dan delapan saka Majapahit ke Demak. Delapan saka di tempatkan pada serambi Masjid dan dampar kencana dijadikan tempat khotbah didalam Masjid.

Kasultanan Demak Bintoro menjadi pusat penyebaran ajaran Islam dipulau Jawa. Di sini tempat berkumpulnya para Wali Songo  “ sembilan wali yang menyebarkan agama islam di Jawa “. Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia yang tetap berdiri megah sampai sekarang.

Hal inilah yang mendasari Demak mendapat sebutan Demak kota wali. Dikarnakan Masjid Demak ini didirikan lengkap oleh wali songo. Bangga berwisata di Kabupaten Demak ayo berwisata di Demak saja. (Dinpar/Eza)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top