Dari Laut Morodemak, Perempuan Nelayan Serukan Keadilan dan Wisata Pesisir Berkelanjutan

www.pariwisata.demakkab.go.id

Demak – Organisasi perempuan nelayan Puspita Bahari menggelar Parade Enam Belas Perahu di perairan Morodemak sebagai bagian dari Kampanye Enam Belas Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Hari HAM. Kegiatan yang dilangsungkan di salah satu desa wisata kebanggaan Demak ini, diikuti komunitas nelayan, LSM, pemerintah daerah, dan mahasiswa, sekaligus menjadi momentum bagi Dinas Pariwisata Demak untuk menyerap aspirasi masyarakat pesisir dan menegaskan komitmen pada pengembangan wisata berbasis komunitas dan berkelanjutan.

Perempuan nelayan dari berbagai desa pesisir menyampaikan tantangan yang mereka hadapi akibat kerusakan lingkungan, seperti rob, desa tenggelam, dan ancaman terhadap mata pencaharian. Dinas Pariwisata menanggapi dengan menyatakan bahwa pengembangan wisata pesisir harus mengutamakan keberlanjutan melalui wisata edukasi konservasi, kuliner hasil laut berkelanjutan, dan pelibatan perempuan nelayan sebagai pemandu wisata.

Melalui Deklarasi Perempuan Nelayan Menolak Tenggelam, peserta menuntut pengakuan profesi dan penghentian proyek perusak pesisir. Dinas Pariwisata menyambut baik aspirasi tersebut dan berkomitmen melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk rencana pelatihan kewirausahaan untuk memperkuat peran perempuan nelayan dalam pengembangan wisata yang tetap menjaga kelestarian laut.(Dinparta/ia/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top