Dari Kerja Serabutan, Wilis Janu Bangun Batik Ijo yang Kini Jadi Kebanggaan Demak

www.pariwisata.demakkab.go.id

 

Demak – Perjalanan Batik Ijo berawal dari perjuangan pendirinya, Wilis Janu, yang pernah menjalani berbagai pekerjaan serabutan demi membiayai kuliah. Pengalaman bekerja di sejumlah sentra batik membuatnya jatuh cinta pada seni membatik hingga akhirnya memberanikan diri merintis usaha sendiri.

Berbekal tabungan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, Wilis membangun Batik Ijo yang kini telah berkarya selama 12 tahun. Beragam motif khas Demak, seperti blewah, flora, fauna, dan budaya lokal, menjadi identitas produk yang dipasarkan mulai dari batik cap hingga batik tulis eksklusif.

“Saya ingin orang mengenal Demak melalui batiknya. Semoga Batik Ijo terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah,” ujar Wilis.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengapresiasi perjuangan Wilis sebagai inspirasi bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Batik Ijo membuktikan bahwa ketekunan, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya mampu melahirkan karya yang bernilai tinggi. Semoga semakin banyak pelaku ekonomi kreatif yang tumbuh dan mengangkat nama Kabupaten Demak melalui karya-karya terbaiknya,” kata Endah.

Kisah Batik Ijo menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi mampu melahirkan produk ekonomi kreatif yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya Kabupaten Demak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1