Budidaya Maggot Jadi Senjata Baru Desa Sriwulan Wujudkan Sapta Pesona

www.pariwisata.demakkab.go.id

Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mulai mempersiapkan diri menjadi Desa Wisata dengan memperkuat pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari penerapan Sapta Pesona, khususnya unsur Aman, Bersih, dan Asri.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan kandang maggot yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN-T IDBU 30 Universitas Diponegoro (Undip) bersama Pemerintah Desa Sriwulan dan pengelola TPS 3R. Program ini bertujuan mengurangi timbunan sampah organik sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui budidaya maggot yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Pembangunan kandang dilaksanakan pada 15 Juli 2026 di Kandang Maggot PRP, K1/3 RT 06 RW 03, Desa Sriwulan, setelah melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan pengelola TPS 3R terkait penyediaan lahan dan penentuan lokasi.

Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan bahwa pengembangan desa wisata harus didukung oleh lingkungan yang bersih dan masyarakat yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Pengelolaan sampah yang baik merupakan bagian penting dalam mewujudkan desa wisata yang berkualitas. Inovasi budidaya maggot seperti ini sejalan dengan penerapan Sapta Pesona dan menjadi langkah positif menuju pariwisata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui program ini, Desa Sriwulan diharapkan semakin siap menjadi desa wisata berbasis lingkungan. Selain menciptakan kawasan yang bersih dan nyaman bagi wisatawan, budidaya maggot juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga setempat.(Dinparta/es/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1