


DEMAK – Sate Kambing Pak Tik No menjadi salah satu kuliner yang telah bertahan puluhan tahun di Kabupaten Demak. Berdiri sejak 1997, usaha milik Tik No ini tetap eksis menyajikan sate kambing dan gulai dengan cita rasa khas. Berada di Jalan Cabean, tepat di depan SPBU Larizo, Sate Kambing Pak Tik No buka mulai pukul 08.30 hingga 14.00 WIB. Harga sate kambing mulai Rp42.000, sedangkan gulai mulai Rp35.000.
Sebagai bagian dari ekonomi kreatif (ekraf) subsektor kuliner, Sate Kambing Pak Tik No menunjukkan potensi kuliner lokal dalam menggerakkan perekonomian sekaligus menjadi daya tarik wisata kuliner Demak.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan bahwa kuliner lokal yang mampu bertahan hingga puluhan tahun merupakan potensi ekraf yang perlu terus didukung dan dipromosikan.
“Kuliner merupakan subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar. Konsistensi usaha sejak 1997 menjadi bukti bahwa kuliner lokal memiliki kekuatan cita rasa sekaligus nilai ekonomi yang dapat dikembangkan,” ujar Endah.
Keberadaan kuliner legendaris seperti Sate Kambing Pak Tik No diharapkan semakin memperkaya pilihan wisata kuliner sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Demak.(Dinparta/jm)






