

Demak – Dinas Pariwisata Demak bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup Demak dan Dinas Perdagangan Koperasi serta Usaha Kecil Menengah Demak juga Universitas Diponegoro Semarang melalui Cluster for Paleolimnology untuk dukung pengembangan Ekowisata di Desa Wisata Bedono, dengan penanaman 2000 bantuan bibit mangrove dalam kemasan kegiatan \”Mageri Segoro\” pada Sabtu (19/7/25).
Kegiatan penanaman 2000 bibit mangrove yang berasal dari bantuan DINLH bersama DINDAGKOP Demak tersebut, turut dihadiri Ka.Dinparta sekaligus Plt.Ka.DinLH Endah Cahya Rini, Prof. Loes Wittaveen (Van Hall Larenstein University of Applied Science, The Netherland), Dr. Rico Lie (Wageningen University and Research, The Netherlands), Prof. Dr. Tri Retnaningsih Soeprobowati, MAppSc. (KetuaCPalim), Plt.Ka.Bid Propar Endang Suryaningsih, Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya Ardhito Prabowo bersama pelaksana Dinparta Endah Puspita Ayu.
Ka.Dinparta Demak sekaligus Plt.Ka.DinLH, Endah menyampaikan bahwasannya Kegiatan Mageri Segoro, merupakan langkah bersama dari komponen lintas sektor PemKab Demak untuk manjaga laut, serta menjadi simbol komitmen untuk melindungi pesisir dari abrasi. Penanaman mangrove sendiri menjadi implementasi nyata dalam upaya realisasi investasi jangka panjang untuk masa depan mempertahankan keseimbangan ekosistem alam.
Lanjutnya, tak berhenti sampai di sana, PemKab Demak juga akan terus berupaya untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terkhusus para pelaku usaha dan kelompok masyarakat, diharapkan dapat mengambil peluang untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan daya saing, dan mampu menciptakan produk-produk unggulan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dirinya pun menambahkan, adanya sinergitas dan jalinan kemitraan ini, diharapkan pula dapat membawa Desa Wisata Bedono kembali moncer, menjadi salah satu desa wisata berbasis Ecotourism di Demak, hingga berdampak pada peningkatan kunjungan dan lama tinggal berbagai turis lokal hingga mancanegara.(Dinparta/jm)




