
Demak – Usaha pembibitan bawang merah milik Agus Susanto, petani asal Desa Jerukgulung, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, tak hanya menjadi aktivitas pertanian, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif destinasi agrowisata dan eduwisata.
Usaha tersebut mulai dikembangkan Agus setelah pandemi Covid-19. Proses pembibitan dilakukan di sekitar rumah dengan menata bawang merah secara rapi sebelum memasuki tahapan penanaman. Hasil pembibitan saat ini dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar.
Aktivitas pembibitan tersebut dinilai memiliki daya tarik edukatif, khususnya bagi pelajar maupun mahasiswa bidang pertanian yang ingin mengenal lebih dekat proses pembibitan bawang merah secara langsung.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan potensi aktivitas pertanian masyarakat dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata berbasis edukasi.
“Agrowisata dan eduwisata dapat menjadi ruang belajar sekaligus pengalaman bagi wisatawan untuk mengenal proses pertanian secara langsung. Potensi lokal seperti pembibitan bawang merah ini dapat dikemas secara menarik dengan tetap melibatkan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan potensi tersebut juga dapat membuka peluang ekonomi kreatif dan memberikan nilai tambah bagi aktivitas pertanian masyarakat.
Bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pembibitan bawang merah Pak Agus, dapat menghubungi koordinator setempat, Hadi, melalui nomor 081392447091.(Dinparta/mm/jm)

