

Demak – Grebeg Besar Demak, sebutan dari Grebeg yang memiliki makna pengiring perkumpulan dan Besar yang menginterpretasikan nama bulan Dzulhijah dalam bahasa Jawa, menjadi kegiatan rutin tahunan Kebanggaan Demak yang kembali diselenggarakan, Jum\’at (6/6/25) dari Pendopo Satya Bhakti Praja menuju Makam Kanjeng Sunan Kalijaga Kadilangu.
Duplikasi Perayaan Grebeg Besar yang telah menjadi agenda event tahunan nasional ini merupakan upaya PemKab.Demak bersama warga dalam lestarikan nilai² agama yang dikemas dalam indahnya tradisi adat budaya kearifan lokal Demak.
Rangkaian yang dimulai dari acara Pisowanan di Sasana Rengga Kasepuhan Kadilangu Rabu (7/5/25), mencapai puncaknya pada Jum\’at (6/6/25) dengan pelepasan iring²an Prajurit 40an yang dipimpin Ki Lurah Tamtomo di Pendopo Demak, oleh Plh.Bupati Demak KH.Muhammad Baruddin, MPd menuju Pendopo Notobratan, hantarkan minyak Jamas yang akan dipergunakan dalam tradisi adat Penjamasan Kotang Ontokusumo dan Keris Kyai Carubuk milik Kanjeng Sunan Kalijaga.
Terpisah, Ka.Dinparta Demak Endah Cahya Rini sampaikan, keberhasjlan rangkaian perayaan Grebeg Besar Demak 1446 H/2025 M, merupakan hasil dari bentuk konsistensi dan keseriusan penyatuan hati serta pikiran berbagai element komponen PemKab Demak dalam optimalkan sinergitas dan kolaborasi tim pengelola yang telah teebentuk selama ini.
Ditambahkan olehnya, Dinas Pariwisata Demak sebagai koordinator pengelola kegiatan, mengucapkan begitu banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan dukung keberhasilan rangkaian Perayaan Grebeg Besar tahun ini.(Dinparta/jm)






