Komunitas Batik Demak Ngabuburit Bersama Colet Batik Asmaul Husna

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"

Demak – Momentum puasa menjadi spirit Komunitas Batik Demak untuk unjuk kreativitas. 99 seniman batik akan merajut karya bersama dipersembahkan bagi masyarakat Demak. Karya dimaksud adalah MEMBATIK ASMAUL HUSNA, Senin (27/3/23) Dikemas dalam ajang Ngabuburit Bersama Colet Batik Asmaul Husna. Unjuk kegiatan sebagai manifestasi kreatif, sekaligus bentuk sumbang kepedulian dalam rangka Ramadan dihelat di Pelataran depan  Masjid Agung Demak.

Bak gayung bersambut, Plt Kepala Dinas Pariwisata Demak pun kemudian diwujudkan menjadi bagian atau bentuk unjuk kebersamaan seniman, perajin Batik Demak. Sebagai Kota Wali, Kota religi, Batik Demak hadirkan karya yang memijakkan semangat keislaman. Membatik 99 Asmaul Husna adalah spirit yang disemai dalam suasana Ramadan.

Ada pun tempat yang dipilih khusus, yakni Pelataran depan Masjid Agung, dikandung maksud agenda ini  menjadi bagian dari syiar itu sendiri. Masjid Agung adalah landmark Demak dengan sejarah panjang dalam konteks peradaban Islam Nusantara. Batik sendiri tidak lain merupakan tradisi yang memiliki magnet luar biasa. Batik tidak hanya berdimensi kreatif, tetapi lebih dari itu adalah jati diri masyarakat, jadi diri bangsa.

Eksistensi batik bahkan menjadi duta sekaligus encyclopedi karya dunia. Unesco menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi atau Materpieces of the oral and intangible heritage of humanity 2 Oktober 2009 lalu. Piagam itu menjadi tonggak yang mendorong masyarakat Indonesia lebih bangga mengenakannya dengn corak corak yang mengangkat simbol simbol ikonik daerah masing masing.(Dinparta/jm/ec/jy)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Scroll to Top