www.pariwisata.demakkab.go.id

Demak – Kemarau panjang di Kabupaten Demak menyebabkan sebuah yoni yang telah lama terendam air akibat rob di wilayah Gebang, Kecamatan Bonang, kembali muncul ke permukaan. Temuan ini menarik perhatian karena berpotensi menjadi petunjuk sejarah perkembangan peradaban Hindu-Siwa di wilayah pesisir Demak.

Yoni merupakan benda peninggalan masa Hindu-Siwa yang berkaitan dengan sarana pemujaan. Menurut Nadhif Alawi, berdasarkan perkiraan Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB), wilayah Gebang diduga menjadi salah satu pusat permukiman umat Hindu-Siwa di kawasan Bonang.

Keberadaan yoni tersebut menjadi potensi penting untuk memperkaya informasi sejarah dan daya tarik wisata budaya di Kabupaten Demak. Kajian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan nilai sejarah serta upaya pelestariannya.

Terpisah, Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, memandang potensi peninggalan sejarah sebagai bagian penting dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya. Pelestarian dan pengenalan warisan sejarah diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan wawasan masyarakat tentang kekayaan sejarah Demak.

Dengan pendataan dan penelitian lebih lanjut, temuan yoni di Gebang diharapkan dapat menambah khazanah sejarah lokal serta membuka peluang pengembangan wisata edukasi budaya yang tetap mengedepankan pelestarian cagar budaya.(Dinparta.jm)

1