12 Tahun Berkarya Batik Ijo Konsisten Angkat Identitas Demak Lewat Karya Batik

www.pariwisata.demakkab.go.id

Demak – Selama 12 tahun berkarya, Batik Ijo terus konsisten menghadirkan batik khas Demak dengan mengangkat potensi budaya dan kekayaan lokal ke dalam setiap motifnya. Nama Batik Ijo sendiri berasal dari arti nama pendirinya, Wilis Janu, yang dalam bahasa Jawa bermakna ijo atau hijau.

Beragam motif khas, seperti burung, blewah, hingga ikon-ikon lokal Demak, menjadi ciri khas produk Batik Ijo. Koleksinya tersedia mulai dari batik cap hingga batik tulis eksklusif yang dikerjakan oleh perajin lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengapresiasi konsistensi Batik Ijo sebagai pelaku ekonomi kreatif subsektor kriya yang terus melestarikan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.

“Batik Ijo membuktikan bahwa karya lokal Demak memiliki kualitas dan nilai budaya yang mampu bersaing. Kami berharap semakin banyak pelaku ekonomi kreatif yang terus berinovasi sehingga batik khas Demak semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujar Endah.

Melalui inovasi dan kualitas yang terus dijaga, Batik Ijo diharapkan semakin memperkuat posisi Kabupaten Demak sebagai daerah yang kaya akan produk ekonomi kreatif berbasis budaya.
Jika ingin lebih tepat secara klasifikasi ekraf, gunakan istilah subsektor kriya, karena batik termasuk subsektor kriya (craft), bukan subsektor fesyen atau kuliner.(Dinparta/snf/jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1