Visiting Ke Lumina – Area Baru di Grand Maerokoco Semarang

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"
\"\"

Sesaat setelah melakukan penyerahan buku Kalender Event Dinas Pariwisata dan Potensi Wisata Kab. Demak Kepada Pihak Pengelola Grand Maerokoco, pada hari Kamis, tanggal 19 November 2020, didampingi Bapak Syaifudin Zahri, selaku perwakilan pengelolan Grand Maerokoco, tim dari Dinas Pariwisata Kab. Demak yang melakukan visiting anjungan di Grand Maerokoco ditawarkan untuk berkeliling ke area baru yang dimiliki dan  tengah dikembangkan oleh pihak Grand Maerokoco, yang dinamakan dengan sebutan area Lumina.

Arti kata Lumina tersendiri merupakan pencahayaan, diharapkan di tengah pandemic yang terjadi saat ini, dan banyak mempengaruhi banyak sector kepariwisataan, area baru yang masih dalam tahap pengembangan dan inovasi dapat menjadi cahaya dan semangat baru untuk menyongsong adanya ledakan wisatawan di tahun yang baru nantinya.

Kawasan ataupun area Lumina tersendiri, merupakan area yang menampilkan suasana atau ke khasan lingkungan dari rumah-rumah bergaya eropa, turki, meksiko, Santorini (Yunani), serta Jepang. Awal memasuki area Lumina, pengunjung disuguhi dengan gerbang besar tiruan atau miniatur gerbang dari kuil Shinto ternama yang berada di Jepang, yang terletak di kawasan Kyoto, yang bernama Kuil Fushimi Inari Taisha. Gerbang atau gapura besar yang didominasi oleh warna merah dan dilengkapi dengan lampion khas oriental telah menarik antusias tersendiri bagi para pengunjung untuk bersua poto di sana.

Adanya inovasi yang berada di Kawasan Lumina, membangkitkan semangat pihak perwakilan Dinas Pariwisata yang dipimpin oleh Ibu Siti Umi Kulsum, S.Sos, selaku kasi Pelayanan Informasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kab. Demak beserta staf yang tengah melakukan visiting ke Grand Maerokoco, menjadi bersemangat untuk melakukan inovasi-inovasi baru untuk area objek wisata yang berada di Kab. Demak. Diharapkan dengan adanya semangat tersebut, Dinas Pariwisata Kab. Demak dapat mengimplementasikan singkatan kata ATM yang selalu disampaikan oleh Bapak Agus Kriyanto, SE.MM selaku Kepala Dinas Pariwisata Demak dalam arahan ketika apel pagi di kantor.

Singkaatan ATM sendiri, merupakan kepanjangan dari Amati, Tiru dan Modifikasi. Di mana dari visiting yang dilakukan di Grang Maerokoco beberapa waktu lalu, tim Dinas Pariwisata Kab. Demak, setelah mengamati, dapat meniru semangat motivasi yang dimiliki oleh Pengelola Grand Maerokoco dalam pengembangan inovasi baru untuk objek Pariwisata di Kab. Demak dan dapat memodivikasi inovasi tersebut menjadi sesuatu yang lebih baik ke depannya untuk kemajuan Pariwisata Kab. Demak.

\"\"
\"\"

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top