Tradisi Megengan di Kabupaten Demak

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"

Megengan adalah tradisi yang ada di masyarakat Demak. Kata \’Megengan\’ diambil dari bahasa Jawa yang berarti menahan. Acara ini digelar untuk mengingatkan masyarakat akan datangnya bulan Ramadhan, bulan di mana seluruh umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa.

\"\"

Dinas Pariwisata Kabupaten demak secara rutin menyelenggarakan megengan ini. Kegiatan megengan ini dilaksanakan di sekitar alun alun Demak. Bupati Demak setelah membuka kegiatan megengan akan melanjutkan berwisata kuliner. Selain itu akan ada hiburan seni dan budaya khas Kabupaten Demak.

Wisata kuliner ini berada disepanjang jalan pecinan sampai menuju pasa bintoro. Para pedagang akan menyajikan dan menyuguhkan makanan yang memanjakan lidah kita. Menu favorit di kuliner megengan biasanya adalah krocohan, atau lontong sate keong. Kegiatan megengan ini akan berlangsung dari ba’da duhur sampai malam sebelum tiba sahur. Tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pariwisata akan menyelenggarakan kegiatan ini. Karena tiga tahun kemarin belum bisa menyelenggarakan disebabkan pandemi. Semoga kegiatan lancar, meriah dan sukses.

1
Scroll to Top