Tiang Serambi Masjid Agung Demak

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"

Masjid Agung Demak tidak akan habis untuk dibahas dan selalu ada saja hal yang menarik untuk di diskusikan. Dengan bangunan perpaduan antara arsitektur, islam, cina dan jawa bangunan yang megah ini banyak mengandung nilai dan filosofi yang luar biasa. Ilmu arsitektur dengan membagi beban seperti ini menunjukkan teknologi dalam memakai struktur rumah Jawa, untuk membentuk bangunan yang luas dan kokoh, sudah sangat dikuasai.Di masjid ini, setidaknya ada tiga arah pintu masuk ke dalam bangunan utama masjid. Sedangkan pintu di tengah, langsung mengantarkan ke serambi masjid. Serambi masjid ini seluas 31×15 meter dan berlantaikan teraso berukuran 30×30 sentimeter yang sering disebut sebagai \’Serambi Majapahit\’.

Disebut serambi Majapahit karena serambi ini memiliki delapan tiang penyangga bergaya Majapahit dan diperkirakan berasal dari kerajaan Majapahit. Delapan saka Majapahit ini sebagai bukti bahwa Majapahit telah ditakhlukan Kasultanan Demak. Kemenangan Kasultanan Demak ini dibuktikan dengan  Saka Majapahit di letakkan pada serambi Masjid Agung Demak sebagai pengingat kita semua. Bangunan serambi ini merupakan bangunan tambahan yang dibangun pada masa Adipati Unus atau yang terkenal dengan sebutan Pati Unus atau Pangeran Sabrang Lor saat menjadi sultan Demak kedua pada tahun 1520. Ayo ke Demak ke Demak lagi

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top