Srikandi Kota Wali

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"

Terlahir dengan nama Dyah Purwani Setyaningsih SPd.MPd, pada tanggal 6 Juli 1964, di Demak (Jawa Tengah). Wanita yang kini tengah memasuki usia senjanya, merupakan alumni SMKI Surakarta yang kini beralih nama dengan sebutan SMK 8 N Surakarta ini, juga merupakan alumni IKIP Semarang dan Universitas Negeri Semarang dari jurusan seni dan management pendidikan. Beliau berkiprah di dunia seni tari sejak beliau masih remaja, kecintaannya akan seni tari melahirkan sebuah karya besar yang masih dipentaskan dan dapat dinikmati hingga saat ini. Tarian Bedhaya Tunggal Jiwa merupakan Masterpiece beliau yang dipentaskan dan disajikan sebagai pelengkap prosesi acara Grebeg Besar Demak yang terselenggara setiap tahun pada Hari Raya Idul Adha. Tak hanya Bedhaya Tunggal Jiwa yang terlahir dari tangan dingin dan bakat alamnya di bidang tari, tetapi beberapa genre taripun tercipta darinya. Beberapa genre tersebut adalah, tradisional klasik, tari tradisional kerakyatan, kreasi dan kontemporer. Dari beberapa genre yang tersaji, lahirlah Tari Bedhaya Tunggal Jiwa, Tari Bakulan, Tari Rantak Zapin Pesisir, Tari Nelayan, Tari Trinil, Tari Suminaring Glagah wangi, dan Tari Seblak Ngablak. Keberadaan Masterpiece, Tari Bedhoyo Tunggal Jiwa yang merupakan pelengkap prosesi Grebeg Besar Demak, merupakan salah satu wujud sumbangsih beliau dalam menyemarakan salah satu event besar dan andalan Kabupaten Demak dalam menarik datangnya turis lokal dan manca negara dalam menikmati event tahunan tersebut. Diharapkan, semangat muda di tengah usia senjanya dalam menjaga budaya daerah melalui seni tari, dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk tetap belajar, menjaga, mempertahankan dan mencintai tradisi dan budaya daerah di negeri tercinta Indonesia, dengan jembatan Kebhinekaan yang indah terajut dilingkungan sekitar kita.

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top