Sejarah Dukuh Dungkul Desa Wisata Kedungori

www.pariwisata.demakkab.go.id

Demak- Kedungori merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Demak. Kesempatan kali ini akan kita bahas adalah Sejarah salah satu dukuh yang ada di Kedungori tepatnya dukuh dungkul. Berdasarkan cerita rakyat Kedungori mengisahkan dahulu ada seorang tokoh bernama mbah Joyo Sukul.

Mbah Joyo Sukul adalah seorang yang pertama kali menempati hutan, dan dia dengan istrinya. Dia juga membawa seekor kerbau, sebelum menjadi desa, dia dengan istrinya hidup hanya satu keluarga. Dia membuka lahan pertanian untuk makan keseharianya, untuk melangsungkan kehidupnya dia dengan bercocok tanam, namun dia paling suka makan intip, dan dia juga menyayangi kerbaunya.

Setelah sekian lama akhir ada beberapa orang yang ikut menempati lahan tersebut dan menikahi anaknya lama kelamaan mempunyai anak dan menjadi beberapa keluarga. Karena mbah Joyo Sukul suka makan intip “kerak nasi saat diliwet” anak dan cucunya memanggil dan menjulukkinya mbah kintip.

Pada suatu saat intip mbah Joyo Sukul dimakan oleh kerbaunya, mbah Joyo Sukul menyesal karena kehilangan intipnya. Akhirnya mbah Joyo Sukul marah sama kerbaunya dan dia bilang “DASAR DUNGKUL” dan saat itu anak dan cucunya mendengar saat mbah Joyo Sukul mengatakan DUNGKUL.

Pada akhirnya sepakat hutan dan lahan yang di tempati mbah Joyo Sukul besertanya anak cucunya itu di namai “DUNGKUL”. Dengan tidak kesengajaan mbah Joyo Sukul dan karena kerbaunya itu kerbau Dungkul, akhirnya dinamakan Dukuh Dungkul yang menjadi salah satu dari tiga dukuh tang ada di Desa Kedugori, Kecamatan Dempet.

Mbah joyo sukul seorang yang alim dan di kenal dengan nama mbah kintip sampai sekarang makamnya jadi punden mbah kintip maka sampai sekarang setiap tanggal 10 Muharam masyarakat Dungkul syukuran menyembelih kambing dan makan-makan di punden tersebut.Selain untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Mbah Kintip sebagai pendiri dukuh dungkul juga untuk menghormati jasa beliau. (Dinpar/Eza)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top