KULINER DEMAK

KULINER DEMAK

Mangut Kepala Manyung

Mangut Kepala Manyung merupakan makanan khas di daerah wisata bahari yang wajib untuk dicoba, dan Mangut Kepala Manyung yang wajib untuk dicoba di daerah Kab. Demak dapat dijumpai di Warung Pink. Warung Pink yang terletak di Jl. Sultan Hadiwijaya No.40, Bogorame, Mangunjiwan, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah 59515 tersebut menyuguhkan hidangan laut yang sungguh menggugah selera makan dan menggoyang lidah pecinta wisata Kuliner.

Selain Mangut Kepa Manyung yang menjadi Primadonanya, Warung Pink menyajikan olahan masakan Kepiting, Udang Belut dan masakan khas Jawa Tengah lainnya.

Kropohan

Kropohan adalah makanan tradisional Kabupaten Demak yang biasanya dapat dijumpai dalam event hajatan atau tasyakuran yang berlangsung di lingkungan Kabupaten Demak. Merupakan salah satu kuliner Hiden Gem yang hanya dapat dijumpai ketika hajatan ataupun tasyakuran berlangsung.

Akan Tetapi tidak perlu kecewa, karena kuliner hiden gem tersebut dapat di jumpai pada sebuah warung kecil yang terletak di seberang RS Kalijaga Kabupaten Demak dan warung kecil di Desa Cabean. Masakan khas yang kaya rempah ini menggunakan daging kerbau dan sayur Gori “Nangka” yang menyatu lembut dengan kuah keruh santan gurih dan potongan cabai setan hijau yang melengkapi kekayaan rasa.

Semur Ikan Kuthuk “Gabus”

Sajian Kuliner Hiden Gem lainnya yang dimiliki Kabupaten Demak, yang wajib dicicipi oleh wisatawan kuliner nusantara. Kuliner kali ini berasal dari Ikan Air Tawar yang tidak kalah dengan Air laut atau air Payau yang dapat menjadi konsumsi keluarga.

Olahan Ikan Air Tawar Kali ini, berasal dari Ikan Kuthuk atau Ikan Gabus. Ikan Kuthuk yang disemur, digoreng basah terlebih dahulu, sebelum dimasukkan ke dalam kuah santan yang telah berbumbu. Lembut tekstur daging dan nilai gizi yang tidak kalah jauh dari olahan ikan lainnya, bisa jadi refrensi alternatif jika bosa mengkonsumsi ikan yang sudah umum dikonsumsi.

Nasi Ndoreng

Nasi Ndoreng merupakan Kuliner Khas Kab. Demak, resep warisan peninggalan Kerajaan Bintoro di masa Jayanya. Nasi yang isiannya hampir menyerupai Nasi pecel tersebut memiliki ciri khas perbedaannya di bagian seasoning atau bumbunya.

Jika nasi pecel atau sayur pecel diguyur dengan sambal kacang yang cenderung manis dan gurih, untuk Nasi Ndoreng, sayuran yang menjadi pelengkapnya di taburi “Uyah Goreng” atau Garam Goreng yang berbahan dasar kelapa parut sangrai yang dibubuhi garam, dan memiliki sensasi cita rasa umami gurih dengan lauk pelengkap lainnya.

lauk Pelengkap nasi Ndoreng sendiri terdiri dari:

  1. Sambe Goreng Tempe Basah
  2. Rempeyek ikan asin atau Gereh
  3. Gorengan Mendoan atau Bakwan sayur

Caos Dahar Lorogending

Caos Dahar adalah salah satu Makanan Khas Kabupaten Demak yang tidak diperjual belikan. Olahan masakan tersebut, merupakan makanan kesukaan Kanjeng Sunan Kalijaga. Makanan ini biasanya di masak oleh seorang Abdi Dalem yang masih memiliki garis keturunan trah Kanjeng Sunan Kalijaga. Di mana juru masak yang ditunjuk harusnlah seorang perempuan yang telah menopouse atau sudah tidak lagi mengalami siklus menstruasi.

Caos Dahar Lorogendhing sendiri berisi beberapa macam jenis condiment, di antaranya adalah:

  1. Ayam bumbu kacang, yang sebelumnya di bakar terlebih dahulu hingga memperoleh tekstur yang kering
  2. Lele bumbu kacang, yang prosesnya sama dengan Ayam yang dibakar
  3. Lorogendhing (urapan daun mengkudung muda yang dimasak hingga kering bersama dengan parutan kelapa)
  4. Daun Kelor Muda Bening Kuah
  5. Sayur Terancam, yang merupakan olahan terong putih yang diiris halus bersama kacang panjang, ditumis hingga kering
  6. Gereh Pethek Bakar

Sajian Caos Dahar Lorogendhing yang tidak diperjual belikan ini hanya dapat dinikmati dengan cara memesan untuk event atau kegiatan seperti Hajatan dan Tasyakuran.

Rica-Rica Enthok

Rica-rica Enthok, merupakan dari sekian masakan Khas Kab. Demak yang wajib untuk dicicipi jika singgah ke Kab. Demak. Enthok adalah spesies Unggas sejenis Bebek dan Angsa yang membedakkan adalah tekstur dagingnya yang lebih banyak daripada daging bebek, dan kakinya yang tidak berwarna hitam seperti kaki bebek.

Rica-Rica Enthok sendiri memiliki cita rasa pedas gurih yang membuat pecinta kuliner ketagihan untuk mencobanya. Sensasi menyesap tulang-tulang Enthok yang masih melekat banyak daging disetiap bagiannya, memberikan sensasi tersendiri bagi para penikmat kuliner. Daging Enthok pun bisa menjadi alternatif untuk mengkonsumsi daging unggas selain Ayam dan Bebek jika tengah bosan.

Asem-asem Daging Khas Kabupaten Demak

Asem-asem Daging Khas Kabupaten Demak dengan kuah tauco wajib untuk dicicipi jika para wisatawan berkunjung ke Kab. Demak. Cita rasa pedas, gurih, manis, asam dapat dijumpai dari kuliner yang satu ini.

Kombinasi isian berupa tetalan dan daging yang diguyur kuah pedas, gurih, manis dan asam dapat dijumpai dari kuliner Kab. Demak yang satu ini. Sensasi diguyur langsung di atas nasi hangat ataupun dipisah di mangkuk yang berbeda akan tetap membuat siapa saja rindu untuk singgah dan kembali berwisata ke Kab. Demak.

Rekomendasi Rumah makan yang menyajikan suguhan Asem-asem Daging di Kab. Demak dapat ditemukan di Rumah Makan Rahayu yang terletak di jalan Sultan Fatah No. 41, Demak

Bothok Telur Asin

Bothok, adalah salah satu kuliner yang terkenal berasal dari pulau Jawa. Jenis masakan yang banyak sekali varian dan ragam olahan makanan yang dapat dimasak menjadi hidangan Bothok. Salah satu varian Bothok yang ditawarkan dari Kabupaten Demak sendiri cukup menarik untuk dicicipi wisatawan ketika datang berkunjung ke Kabupaten Demak.

Bothok Telur Asin merupakan salah satu kuliner khas yang dapat disuguhkan Kabupaten Demak yang berasal dari bahan baku yang mudah diolah dan didapatkan di pasaran. Rasanya yang gurih dan menggugah selera makan tentunya wajib dicoba oleh para penikmat dan wisatawan kuliner yang datang ke Kabupaten Demak ketika datang dan singgah berkunjung.

Wedhang Pekak

Wedhang Pekak adalah salah satu minuman Khas Kabupaten Demak yang cocok dinikmati ketika cuaca tengah mendung syahdu bergelayut mandjah di langit, atau dapat pula dinikmati ketika malam hari. Minuman ini disebut sebagai “Wedhang Pekak” atau minuman Pekak, karena dalam minuman tradisional terdapat bunga pekak.

Bunga Pekak adalah Bunga Lawang, dengan bahasa latin Illicium Verum atau biasa disebut dengan bunga keningar, yang berguna untuk menghangatkan badan. Minuman ini memiliki citra rasa pedas manis, dan biasanya disajikan bersama jeruk nipis, susu, kopi, teh atau original pun tetap terasa nikmat.

Sop Balungan Demak

Sop Balungan Demak adalah salah satu kuliner Khas Kab. Demak yang menjadi salah satu kuliner incaran pecinta wisata kuliner. Sop Balungan yang merupakan salah satu masakan olahan daging sapi dengan balungan atau tulangnya memiliki sensasi sendiri ketika para penikmat memakannya.

Sensasi menyesap tulang dan menggigit daging yang masih sedikit tersisa dipinggiran tulangnya sungguh kebahagian tersendiri bagi para pecinta dan penikmat kuliner yang satu ini. Tidak seluruhnya berisi tulang tua di dalam sajian kuliner yang satu ini, tulang rangu atau tulang muda sapi juga menjadi salah satu isiannya. Olahan Sop, tentu saja tidak lepas dari isian sayur di dalamnya. Ada beberapa sayur yang mendominasi olahan kuliner ini, terdapat potongan wortel dan kentan, taburan daun bawang segar dan brambang goreng, serta tidak ketinggalan potongan tipis jeruk nipis.

Ada 5 (Lima) Tempat Rekomendasi Sop Balungan di Kab. Demak:

1. Sop Balungan Babe

2. Sop Balungan Mak Jah

3. Sop Balungan Mbak Tien

4. Sop Balungan Mas Tegar

5. Sop Balungan Rumah Makan Cipto Roso

Desa Wisata MoroDemak

Ingkung Bandeng

Bandeng merupakan Ikan yang kaya akan nilai gizi, dan merupakann salah satu ikan yang sering diolah dengan berbagai macam resep nusantara yang sungguh menggugah selera makan dan menggoyang lidah para penikmatnya. Tidak dapat dikatakan mudah dalam mengolah ikan yang satu ini, selain memastikan tidak tersisa dan tertinggal bau lumpur dari tubuh ikan, duri-duri di tubuhnya juga seringkali menjadi alasan kurang menyenangkannya mengkonsumsi ikan tersebut.

Tetapi, untuk olahan masakan Khas Kabupaten Demak berbahan dasar bandeng kali ini menyuguhkan sensasi yang berbeda. Kabupaten Demak, memiliki masakan khas olahan ikan bandeng tanpa duri dan berisi campuran kelapa parut dan daging ikan yang dimasukkan ke dalam perut Ikan lalu dikukus dengan air kunyit dan campuran bumbu legit yang memikat hati.

Olahan dari Ikan Bandeng yang berasal dari Kabupaten Demak, ini sering kali disebut dengan Ingkung Bandeng, dimana masakan ini menyajikkan satu atau dua bandeng utuh yang sebelumnya telah dibersihkan bagian dalam tubuh ikan, dan dicabuti untuk duri halus ataupun kasarnya, barulah setelah itu tubuh atau perut ikan dimasukkan campuran kelapa parut dan daging ikan bandeng, sebelum akhirnya di kukus menggunakan wajan dan sarangan, selama dua jam, hingga kaldu kukusan menyusut.

Jamu Coro

Jamu Coro adalah minuman tradisional Khas Kabupaten Demak, minuman para sultan pada masanya. Bahkan minuman tradisional Kabupaten Demak ini berhasil meraih juara dua dalam ajang API 2021, dalam nominasi kategori minuman tradisional terbaik 2021.

Jamu Coro sendiri merupakan minuman, dengan komposisi bahan rempah Indonesia. Berikut, komposisi bahan Jamu Coro yang menyehatkan:

  1. Tepung Beras
  2. Kelapa
  3. Gula Jawa, Aren
  4. Jahe
  5. Merica
  6. Daun Pandan
  7. Kapulaga
  8. Kayu Manis

Pecinta kuliner nusantara, dapat mencoba versi originalnya ataupun yang dikombinasikan dengan bubur sumsum yang diguyur dengan kuah jamu coro. Keduanya sama nikmatnya, silahkan bagi para wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Demak untuk dapat menikmati Jamu Coro yang biasanya dijajakan oleh penjual Jamu Coro di sekitar Puja Sera  Taman Kali Tuntang.