Demak – Tim shooting pengambilan video dari DISPORAPAR Prov.Jawa Tengah, Neno, Agung, dan Robin, mulai bergerak ke beberapa lokasi awal pengembilan video di Demak. Lokasi pertama yang mereka sambangi bersama tim pendamping Dinas Pariwisata Demak, adalah lokasi Agrowisata Petik Jambu yang terletak di Desa Grogol, Kec.Karangtengah, sebelum kemudian berlanjut menuju Masjid Agung Demak, dan Rumah Makan Asem asem Rahayu, Kamis, (25/1/24).
Sesampainya di lokasi Agrowisata petik jambu, tim pendamping Dinas Pariwisata Demak, yang dikoordinatori, Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya, Ardhito Prabowo, bersama tim DISPORAPAR Prov.Jawa Tengha diterima dengan baik oleh pemilik kebun, Suparno.
“Kebun Ini, saya kelelola dengan beberapa pegawai sejak tiga tahun lalu. Selama kurun waktu tersebut, kebun sudah melalui masa panen, lima hingga enam kali panen. Di kebun yang memiliki luas sekitar satu setengah hektar ini, terdapar sekitar 60 pohon jambu dengan dua varietas jambu yang berbeda.”kata Suparno
Lanjutnya, pengunjung atau wisatawan yang datang ke kebunnya dapat membawa pulang buah jambu dari jenis Jambu Citra ataupun Delima yang segar, dengan harga yang disesuaikan dengan berat buah yang telah dipetik sebelumnya.
Dirinya pun menambahkan, dengan adanya kolaborasi bersama dengan PemDa. Jawa Tengah dan PemKab.Demak, dalam melangsungkan pengambilan video seperti saat ini, dirinya menaruh harapan besar, agar dari video promosi ini, pusat agrowisata petik jambu miliknya, dapat berkembang di tahun tahun berikutnya.
Hal serupa disampaikan pula oleh Bambang sebagai pemilik sekaligus pengelola Rumah Makan Asem Asem Rahayu Demak yang cukup ternama. Dirinya menyampaikan, meski Rumah Makannya sudah menjadi salah satu ikonik wisatawan yang datang ke Demak. Namun, adanya keterlibatan PemDa.Jawa Tengah dan PemKab.Demak, dalam pengambilan video promosi ini, mampu memberikan dampak peningkatan yang baik bagi pemasukan pendapatan Rumah Makan yang dimilikinya.(Dinparta/jm)









