
Desa Karang Melati Kec. Demak, Kab. Demak memiliki daya tarik wisata, berupa wisata edukasi, yakni meliputi pengolahan serta pembuatan batik khas Kab. Demak. Pengolahan Batik di karangmlati dipelopori serta diketuai oleh Ibu Dwi Marfiana, S.Pd, MH. Batik khas Demak sendiri ada beberapa pola, di antaranya adalah :
- Batik Motif Ulam Segaran
- Batik Motif Cupit Kepiting (Mengangkat tema wisata Bahari)
- Batik Motif Semangka Tegalan
- Batik Masjid Agung Demak
Selain wisata edukasi berupa batik tulis khas Kab. Demak, terdapat wisata edukasi pembuatan bedug dan terbang yang terbuat dari kayu pohon jati, nangka, munggur. Kayu-kayu dengan dasar keras dan kuat tersebut dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan bedug yang dijual dikisaran angka dua puluh juta perbuah. Bedug dan terbang (rebana) hasil olahan Desa Karangmlati sendiri telah diekspor hingga negeri Jiran (Malaysia), Brunei Darrusallam, hingga negeri Gingseng (Korea Selatan). Untuk corak atau ukiran tatahnya sendiri dikondisikan sesuai pesanan. Pengerajin dan penghasil Bedug di Karangmlati dapat ditemukan di pusat usaha milik H. Zaeni.
Terdapat pula wisata budaya di desa Karangmlati, yakni, tarian Zipin dan rebana yang biasa ditampilkan ketika acara sedekah bumi berlangsung di desa tersebut.
Di Desa Karangmlati sendiri terdapat wisata religi, berupa sebuah makam. Makam tersebut dikenal sebagai makam mbah Rukem, merupakan salah satu leluhur yang berada di Karangmlati dan merupakan salah satu juru masak keratin Demak pada masa lampau. Disaat Haul mbah Rukem pun diadakan istigosah dan pengajian.






