BUDAYA APITAN DI DEMAK KOTA WALI

www.pariwisata.demakkab.go.id

\"\"Bulan syawal telah usai dan memasuki bulan Dzulqo’idah, lebih terkenal dengan sebutan orang jawa bulan apit. Pada bulan apit orang jawa sering mengkeramatkan bulan ini , orang yang punya hajat besar sering menghindari bulan apit. Dibulan apit beberapa daerah menggelar acara Apitan atau Budaya sedekah bumi, sebagai bentuk rasa Syukur pada Allah SWT atas limpahan rizki yang berupa hasil bumi untuk kelangsungan hidup umatnya. Seperti kegiatan yang diselenggarakan di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung. Untuk yang pertama kalinya Desa ini menggelar acara \” GEBYAR BUDAYA SEDEKAH BUMI DESA SRIWULAN \” dengan tema UNTUK DESAKU YANG TERCINTA MENUJU DESA SRIWULAN BERSATU,. MAJU, DAMAI DAN SEJAHTERA.
\"\"

\"\"Dengan kegiatan sedekah bumi ini selain untuk menguri-uri dan melestarikan budaya warisan leluhur kita, juga sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Agar rizki yang berupa hasil bumi tetap terlimpahkan untuk kelangsungan hidup. Masyarakat Sriwulan serta memohon do\’a agar kehidupan bermasyarakat terjaga keamanannya damai dan sejahtera. Adapun kegiatanny adalah : pagi hari di gelar acara arak2an hasil bumi dilanjutkan selamatan, siang hari pagelaran wayang kulit dengan lakon \” Pandowo Tani \” oleh Ki Dalang Kliwir dari Purwodari dan malam hari pementasan kethoprak dengan lakon \” Wahyu Ketentreman \” grup ketoprak Tini kuncoro Bintoro Demak. Semoga tradisi – tradisi warisan leluhur yang mengandung kebaikan untuk umat manusia tetap terjaga kelestarianya.
\"\"

\"\"

\"\"

\"\"

\"\"

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top