\”RAPAT TINDAK LANJUT ISTRUKSI GUBERNUR JATENG NO 1 TAHUN 2020\”

www.pariwisata.demakkab.go.id
\"\"
\"\"
\"\"
\"\"


Menindaklanjuti Undangan rapat koordinasi Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Nomor : 005/ 1385 tanggal :15 Juni 2020, bertempat di Ruang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak pafa hari Rabu tanggal 17 Juni 2020 berlangsung kegiatan Rapat koordinasi tindak lanjut Instruksi Gubernur Jawa Tengah Nomor : 2 Tahun 2020 Bidang Pariwisata \” Njagani Plesiran\” melalui virtual aplikasi Zoom, link: htyps://s.id/njaganiplesiran. Kegiatan diikuti oleh seluruh pejabat struktural. Kegiatan dipimpin langsung/ dimoderatori oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Drs. Sinoeng Rachmadi, MM dengan prmbicara dari :

  1. Wakil Direktur pengamanan obyek vital Polda Jawa Tengah oleh Kholilur Rochman.
  2. Perwakilan dari PHRI Jawa Tengah oleh Heru Isnawan.
  3. Perwakilan dari ASITA oleh Joko Suratno.
  4. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyumas.
    Dalam sambutan pengantarnya Sinung menyampaikan bahwa di era New Normal masing- masing Daerah harus tetap berhati- hati dan tidak usah terburu – buru untuk melakukan simulasi atau membuka destinasi wisata untuk umum terlebih untuk luar daerah. Tetap melalui rekomendasi Pimpinan Daerah setempat serta mempertimbangkan perkembangan covid-19. Protokol Kesehatan tetap dipatuhi oleh semua pelaku usaha pariwisata.
    Sementara dari Wakil Direktur Pengamanan obyek Vital Polda Jateng menyampaikan bahwa Polda Jateng siap mendukung program Gubernur Jawa Tengah dalam penanganan pandemi global Covid – 19 baik di bidang : Kesehatan, Pendidikan, Transportasi umum, Pariwisata, Keamanan Lalu Lintas.
    Dari ASITA menyampaikan segera ada kepastian pembukaan destinasi wisata untuk kelangsungan ekonomi pelaku usaha pariwisata khususnya di Jawa Tengah. Untuk usaha transporti sudah mempersiapkan diri dengan SOP standart protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah melalui video contoh petugas dengan APD dari penjemputan penumpang penataan kursi penumpang.
    Dari PHRI menunggu edaran SOP yang dibakukan dari Dinas akan tetapi dari PHRI sudah mematuhi protokol kesehatan dengan penyediaan wastafel untuk cuci tangan maupun handsanitazer di tempat- tempat strategis dilingkungan hotel. Dipenutup kegiatan maderator menyampaikan bahwa :
  5. Sikap kehati – hatian tetap sebagai pedoman dikhawatirkan dengan New Normal justru menjadi klaster baru peningkatan kasus covid- 19.
  6. Disesuaikan dengan Perkembangan kasus di daerah masing – masing.
  7. Paileting simulasi mandiri oleh masing- masing daerah melalui rekomendasi pimpinan daerah.
  8. Ada Tim Advans dari Biro untuk mengetahui informasi , SOP yang ditentukan oleh Destinasi Wisata setempat.
  9. Adanya persepsi yang sama pada kondisi New Normal tetap mematuhi protokol kesehatan.
    Semoga Pandemi Global covid-19 segera berakhir dengan kita mematuhi Instruksi Pemerintah agar kegiatan kepariwisataan dapat hidup kembali dan kegiatan perekonomian para pelaku usaha pariwisata dapat berjalan normal.

Berita Lainnya

[related_posts_berita]
1
Scroll to Top