Pemandangan yang berbeda dari biasanya menjelang sholat Jum’at di Masjid Agung Demak, ditengah-tengah maraknya penyebaran virus (covid-19) pada hari Jum’at 27 Maret 2020 yang lalu. Meski ada himbauan larangan/menghindari pengumpulan masa dalam jumlah maksimal 30 Orang, oleh karena panggilan kekuatan keimanan masyarakat untuk tetap menjalankan ibadah sholat jamaah Jum’at siang itu tetap memenuhi shof yang ada dalam Masjid Agung Demak. Pemandangan berbeda dalam Jum’at siang tersebut adalah adanya pengamanan aparat kesehatan dalam mengantisipasi virus (covid-19) maka dilakukam secrening yaitu pemeriksaan suhu badan jamaah Jum’at sehingga mengakibatkan antrian panjang untuk memasuki serambi Masjid Agung Demak. selain itu juga telah disediakan Hand sanitizer dan sabun cuci tangan dicsetiap kran untuk wudhu. Selain itu juga diatur jarak jama’ah adalah 1 meter. Para jamaah juga disarankan untuk membawa perlengkapan sholat dari rumah masing-masing. Ambulance rujukan juga telah standbay untuk mengantisipasi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Jamaah sholat berjalan dengan lancar tanpa halangan satu apapun dengan pengamanan petugas kesehatan.